Jumat, 31 Maret 2017
  • keragaman
  • TIDAK PENTING APAPUN AGAMA ATAU SUKUMU. KALAU KAMU BISA MELAKUKAN SESUATU YANG BAIK UNTUK SEMUA ORANG, ORANG TIDAK AKAN TANYA APA AGAMAMU
    KH. Abdurrahman Wahid
    7 September 1940 - 30 Desember 2009

HEADLINE

Humanisme Religius ala Gus Dur (Menggali Semangat, Melakukan Pembaharuan)

Minggu, 26 Maret 2017
oleh : Desiderio Julio Sudirman SMM
Agama mendapat tantangan yang serius dewasa ini. Tampaknya pergulatan manusia mengenai tujuan hidup yang dicari dalam nilai-nilai religiusitas dalam berbagai tradisi religius dirongrong. Ini terjadi karena seringkali agama dalam kenyataannya justru menjadi suluh yang membakar api perpisahan, pemecahan antara manusia. Tak jarang, agama menjadi alasan utama pertumpahan darah. Namun benarkah agama in se membawa serta pengaruh-pengaruh dekstruktif bagi kehidupan manusia? Pertanyaan yang diajukan di atas tidak mudah untuk dijawab. Kita tidak hanya sekedar menjawab dalam kerangka afirmasi dan negasi. Lebih dari pada itu, perlu dicari pendasaran yang kuat dan meyakinkan apakah agama memang berwajah ganda, atau sebaliknya agama sejatinya hanya membawa kedamaian dalam hidup manusia. Bagi saya, pendasaran yang kuat dapat ditemui dalam sosok Gus Dur. Intisari dari perjuangannya menjadi jawaban yang amat gamblang untuk menguraikan betapa tradisi religius sejatinya membawa kedamaian bagi setiap pemeluknya.

PILIHAN REDAKSI

SOROT

Ciganjur dan Jaringan Gusdurian

Sampai saat ini, masih banyak masyarakat awam yang belum tahu apa bedanya Jaringan Gusdurian dengan Wahid Foundation (dulunya Wahid Institute). Sebelum beranjak ke pertanyaan “apa bedanya”, sebaiknya perlu dimengerti dulu apa itu entitas Ciganjur. Keluarga Ciganjur atau keluarga almarhum KH. Abdurrahman Wahid, punya banyak sayap organisasi. Diantaranya Puan Amal Hayati, Wahid Foundation, ada Abdurrahman Wahid (AW) Center – UI, Jaringan Gusdurian dan Positive Movement. Semua sayap keluarga Ciganjur masing-masing memiliki fokus yang berbeda-beda.

ARSIP

Aktivitas Terbaru

3 Minggu, 1 Hari yang lalu
Teguh Satrio telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Blora
3 Minggu, 1 Hari yang lalu
Muhammad nasihin telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Pasuruan
3 Minggu, 1 Hari yang lalu
FAUZI RAIMON PUTRA telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Bandung
3 Minggu, 1 Hari yang lalu
Muhammad Hanif Satria Budi telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Surabaya
3 Minggu, 1 Hari yang lalu
Muhammad Fadly telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Bandung
3 Minggu, 1 Hari yang lalu
Reza Maula telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Jakarta
1 Bulan , 1 Minggu yang lalu
Dedy sutanto telah memberikan komentar pada sebuah Topik Diskusi sarasehan
1 Bulan , 4 Minggu yang lalu
Muhammad Hanif Satria Budi telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Malang Raya
1 Bulan , 4 Minggu yang lalu
riki amir hamzah telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Jakarta
2 Bulan yang lalu
Muhammad Hanif Satria Budi telah bergabung dengan paguyuban GUSDURian Madiun