Kamis, 24 Mei 2018

ARTIKEL KAMPUNG GUSDURIAN

Artikel Kampung Gusdurian

Menyoal Tidur Gus Dur

oleh : MOHAMMAD PANDU, 0 Komentar
Jangan remehkan perkara tidur. Nazi Jerman, barangkali tak akan tumbang jikalau Hitler tak tidur saat pasukan Sekutu mendarat di pantai Normandia, Perancis. Namun apa daya, gara-gara Hitler terlambat bangun dan gagal memberi komando pada pasukannya, peristiwa yang terkenal dengan nama Operasi Overlord itu dengan mudah melumpuhkan Nazi Jerman sekaligus mengakhiri Perang Dunia II pada tahun 1944.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Cara Gus Dur Memahami Ayat Tegas Terhadap Non-Muslim

oleh : WILDAN IMADUDDIN, 0 Komentar
Salah satu ayat al-Quran yang seringkali dikutip oleh sebagian saudara kita sesama umat Islam untuk menegaskan eksklusifitas antar sesama Muslim adalah Q.S al-Fath [48] ayat 29 yang bunyinya sebagai berikut: مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Otonomi untuk Akomodasi

Dalam suatu pertemuan para pemangku adat atau para sultan nusantara dengan presiden Joko Widodo di Istana Bogor (Kompas, 5 Januari, hlm. 4) lalu berkembang aspirasi agar mereka dilibatkan dalam pembangunan yang lebih nyata. Tidak lupa mereka menguitp UUD 1945 Pasal 18B Ayat 1 dan 2. Namun, menurut penulis, lahirnya pasal 18B ayat 1 dan 2 harus dilihat dalam perspektif yang lebih luas dan menyeluruh dalam penataan kebinekaan Indonesia ke depan, tidak hanya -- mengutip aspirasi salah seorang pemangku adat tersebut-- agar perwakilan mereka dimasukkan pada unit kerja presiden. Tulisan ini hendak mencoba mengeksplorasi pengembangan implementasi dari Pasal 18 B tersebut untuk antisipasi tantangan pengelolaan kebinekaan Indonesia ke depan.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Haul Gus Dur dan Kisah Saya di Kampus Katolik

oleh : AHMAD NAUFA KHOIRUL FAIZUN , 0 Komentar
Di sebuah sudut di Kampus Katolik Universitas Sanata Dharma (USD), Yogyakarta, ada tempat berukuran sekitar 3×2 meter. Tak mewah, memang. Namun, di atap ruangan itu tertulis tanda panah, arah kiblat. Dan di bawahnya terhampar beberapa sajadah. Itulah, bentuk toleransi beragama yang nyata-nyata ada di Indonesia: sebuah Universitas Katholik, menyediakan Mushala, tempat untuk shalat bagi yang beragama Islam.
Kategori : Headline , Opini , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Pernyataan Sikap Jaringan Gusdurian Indonesia atas Meningkatnya Aksi Intoleransi dan Kekerasan terkait Agama Tahun 2018

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Belakangan ini aksi intoleransi berupa pemaksaan dan kekerasan kembali meningkat di tanah air. Januari lalu, tepatnya Mingggu, 28 Januari 2018, kekerasan dialami pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri (Mama Santiong). Ia menjadi korban penganiayaan usai Shalat Subuh di masjid. Belum lama berselang, Komando Brigade PP Persis, Ustaz Prawoto. Ustaz Prawoto meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat dianiaya seorang pria pada KKamis, 1 Februari 2018. Awal Februari ini juga beredar berita tentang biksu Budha yang dipaksa meninggalkan kediamannya di Tangerang. Di Yogyakarta, sebuah kegiatan bakti sosial gereja juga dipaksa untuk dibatalkan.
Kategori : Sorot

Nasihat Gus Dur di Tahun Politik

oleh : ANWAR KURNIAWAN, 0 Komentar
“Yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan”. Demikian nasihat Gus Dur kepada siapapun yang telah berkuasa dan berebuat kuasa. Harta, ketenaran, kekuasaan. Terkisah orang yang telah memperoleh segala sesuatu di dunia ini, raja bajak laut bernama Gold D. Roger. Kata-kata terakhir yang diucapkan menjelang eksekusinya, membuat orang seluruh dunia tergerak mengarungi lautan. Era bajak laut terbesar pun dimulai. Begitulah kira-kira prolog serial anime One Piece besutan Eichiro Oda diputar.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Pesan Kemanusiaan Warisan Gus Dur

Di pengujung tahun 2017, tepatnya pada tanggal 30 Desember, genap delapan tahun atau sewindu K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kembali keharibaan Yang Maha Kuasa. Meski Gus Dur telah tiada, estafet perjuangan sang ”guru bangsa” ini masih tetap bisa kita saksikan melalui para generasi penerusnya. Demikian pula melalui jejak pemikiran yang pernah ia tuangkan dalam tulisan-tulisan. Lewat tulisan-tulisannya tersebut, Gus Dur mampu menginspirasi banyak orang, termasuk mereka yang belum pernah bertemu langsung dengan dia atau bahkan tidak ”menangi” Gus Dur ketika masih hidup.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Kegagalan Demi Kegagalan Gus Dur

Jika kita menelusuri riwayat hidup Gus Dur, akan terlihat bahwa ia adalah sosok manusia yang boleh dikata “sering gagal”. Kok bisa? Ya, memang begitulah kenyataannya. Kita bisa mulai dari yang sangat umum diketahui: Gus Dur tak pernah berhasil menyelesaikan pendidikan S-1. Tahun 1962 Gus Dur pergi ke Mesir untuk kuliah di Universitas Al-Azhar atas beasiswa dari pemerintah yang merupakan kelanjutan kerja sama negara-negara yang ikut dalam Konferensi Asia-Afrika. Di Kairo ini ia lebih banyak baca buku, nonton film, dan keluyuran. Ia bosan kuliah karena pelajarannya, menurutnya, banyak mengulang yang sudah ia dapatkan di pesantren di tanah air.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Kenang Haul Sewindu Gus Dur, Gusdurian Solo Pajang Poster

oleh : AJIE NAJMUDDIN, 0 Komentar
Gusdurian Solo punya cara unik untuk memperingati haul sewindu Gus Dur. Mereka memajang beberapa poster bergambar Gus Dur dalam ukuran besar di bundaran Gladak Solo, belum lama ini (30/12). Selain berisi gambar Gus Dur, pada poster tersebut juga ditulis beberapa kutipan terkenal dari Gus Dur, antara lain : “Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu,” dan lain sebagainya.
Kategori : Peristiwa , Pilihan Redaksi