Kamis, 19 September 2019

ARTIKEL KAMPUNG GUSDURIAN

Artikel Kampung Gusdurian

Agamawan, Pilpres dan Rekonsiliasi

oleh : M. FAKHRU RIZA, 0 Komentar
Di Pilpres kali ini yang dikhawatirkan bukan hanya polarisasi yang sangat tajam antara kubu pendukung petahana yang dijuluki sebagai cebongers dengan kelompok pendukung oposisi yang dijuluki sebagai kampreters. Akan tetapi, yang lebih menegangkan dari itu adalah dibumbuinya polarisasi kedua kubu itu dengan isu agama, politik aliran dan politik identitas.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Kartini, Pessah, dan Sri Lanka

oleh : AFIFAH AHMAD, 0 Komentar
Minggu, 21 April 2019. Para perempuan di negeriku tercinta sedang memperingati hari Ibu untuk mengenang kembali perjuangan Kartini. Di hari ini juga, saya perempuan Indonesia yang kebetulan sedang merantau di kota Teheran, berkesempatan mengikuti tur “Mengenal agama-agama minoritas di Iran”. Pada kesempatan kali ini, kami peserta tur, diajak ke Sinagog Molla Hanina di Teheran untuk melihat dari dekat Perayaan dimulainya hari Pessah. Hari kemerdekaan dan keluarnya umat Yahudi dari Mesir yang dipimpin oleh Nabi Musa.
Kategori : Headline , Opini , Peristiwa

Gus Dur dan Kebebasan Membaca Buku

oleh : ZAIM AHYA, 0 Komentar
Dalam buku Kiai Nyentrik Membela Pemerintah, Gus Dur bercerita, bahwa Kiai Ali Maksum membiarkan santri-santrinya membaca buku-buku karya semisal Muhammad Abduh, yang pada umumnya tak dibaca orang NU. Ketika ditanya apakah beliau tak khawatir kalau nanti santri-santrinya lepas dari NU karena membaca buku-buku tersebut, Kiai Ali menjawab dengan tertawanya yang khas: “Kalau membaca buku yang macam-macam nanti akan menjadi NU yang matang” begitu jawaban Kiai Ali sebagaimana ditulis Gus Dur dalam esai yang berjudul Baik Belum Tentu Bermanfaat.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur, Pemilu Damai, dan Perjuangan Demokrasi

oleh : M. FAKHRU RIZA, 0 Komentar
Polarisasi dalam Pemilu kali ini begitu mengkhawatirkan. Hingga kemudian kedua kubu saling adu serangan yang kebanyakan malah jauh dari substansi perdebatan politik yang sehat. Misalnya, kubu pendukung fanatik petahana menjuluki kubu oposisi dengan julukan “kampret”. Begitu pula sebaliknya, kubu oposisi memberikan istilah yang tak kalah sinis kepada kubu pendukung petahana, yakni “cebong”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Maklumat Jaringan Gusdurian

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Indonesia sangat membutuhkan para pemimpin dan wakil rakyat yang berintegritas, yang terpilih melalui pemilu sebagai wujud kedaulatan rakyat. Pada 17 April 2019 nanti akan diselenggarakan pemilu untuk memilih presiden-wakil presiden, anggota DPR-RI, DPRD I, DPRD II, dan DPD. Jaringan Gusdurian mempunyai perhatian yang sangat besar terhadap penguatan demokrasi di negeri ini, termasuk penyelenggaraan Pemilu yang berkualitas. Salah satu caranya adalah dengan mengawal proses pemilihan dan perhitungan suara dalam pemilu ini.
Kategori : Headline , Sorot

Tablo Paskah: Refleksi Seorang Herodes Muslim (bag II)

oleh : AHMAD SM, 0 Komentar
Refleksi Herodes Muslim. Subjudul dari bagian ini adalah istilah yang saya rumuskan sendiri. Mungkin sebagian anda sudah bertanya-tanya soal Herodes yang “Muslim”. Bagi saya, inilah yang paling unik, bermain di tengah khalayak umat Kristiani secara khusus lebih banyak umat Katholik serta bersama kawan-kawan aktor yang lain membawa suasana kembali pada abad di mana Yesus menghadapi cobaan terberat dalam hidupnya ketika harus mendapati dirinya difitnah, dihina, dicemooh, dikhianati, diancam, hingga disalib dan kemudian dibangkitkan kelak. Tablo Paskah yang kami dipersiapkan kurang lebih dua bulan—akhirnya usai kami presentasikan dalam dua jam pertunjukan.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur dan Pemilu 2019

oleh : RISMA ILVI SOLICHATI, 0 Komentar
Mencari perbedaan di antara dua pilihan presiden dan wakil presiden adalah sebuah tantangan untuk bangsa kita saat ini. Bermodalkan janji dan harapan yang dilontarkan kedua paslon capres dan cawapres, masyarakat menaruh harapan besar hal itu terwujud. Begitu juga yang digagas Gus Dur dalam tulisannya yang berjudul “Membaca Perasaan Calon Pemilih”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Tablo Paskah: Refleksi Seorang Herodes Muslim (bag I)

oleh : AHMAD SM, 0 Komentar
45. (Ingatlah), ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putra), nama Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)”. (QS. Ali-’Imran (3): 45) 9. itulah sebabnya Allah sangat menjunjung-Nya tinggi dan menganugerahkan-Nya nama di atas segala nama, 10. supaya dalam nama Isa semua akan bertekuk lutut, baik di langit, di bumi, maupun yang ada di bawah bumi, 11. dan semua lidah mengakui “Isa al-Masih adalah Junjungan Yang Ilahi”, bagi kemuliaan Allah, Sang Bapa kita. (Filipi 2: 9-11)
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Forum Titik Temu: Persaudaraan Insani, Hidup Damai, dan Hidup Berdampingan

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Jakarta (10/04)--Di tengah makin menguatnya prasangka buruk, ujaran kebencian, intoleransi, dan kasus-kasus kekerasan berbasis agama di sejumlah negara, dunia juga menyaksikan langkah-langha penting dalam merespons tantangan kontemporer ini. Salah satunya pertemuan Imam Besar Al Azhar, Sayyed Ahmed al Thayeb dengan Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus pada 4 Februari 2019 di Abu Dhabi.
Kategori : Peristiwa , Pilihan Redaksi

Benarkah Islam Anti Feminisme?

oleh : MARZUKI WAHID, 0 Komentar
Di Media Sosial, lagi ramai muncul gerakan Indonesia tanpa feminis. Seolah-olah feminis adalah masalah, sehingga Indonesia harus bersih dari feminis. Penolak feminis ini menggunakan agama sebagai argumen. Muncul pertanyaan, benarkah Islam anti feminisme, sehingga harus dibersihkan?
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi