Sabtu, 21 Oktober 2017

BERITA DAN ARTIKEL UTAMA PILIHAN REDAKSI KAMPUNG GUSDURIAN

Berita dan Artikel Utama Pilihan Redaksi Kampung Gusdurian

Jihadisme Toleran

oleh : YAHYA CHOLIL STAQUF, 0 Komentar
Sebelum naik cetak, Gus Dur meminta saya membacakan naskah buku The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid yang ditulis Greg Barton itu. Pada bagian pendahuluan, Greg sudah mencicil kesimpulan tentang Gus Dur dengan menyebutnya sebagai ’’pemimpin muslim liberal’’. Saat saya membacanya, Gus Dur serta-merta menyela. ’’Greg keliru itu!’’ katanya. ’’Saya ini bukannya liberal. Saya toleran.’’ Apa bedanya? ’’Kalau liberal, tidak perlu jihad. Setiap individu dipersilakan berpikir apa saja dan menjadi apa saja semau-maunya. Toleran itu tidak meninggalkan jihad, tapi tidak memaksakan kehendak.’’ Mungkinkah berjihad secara toleran?
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Sekali Lagi Tentang Gus Dur

oleh : NADIRSYAH HOSEN , 0 Komentar
Masih adakah yang tersisa yang belum ditulis tentang Gus Dur? Rasanya sudah dibahas semuanya baik yang fanatik mendukungnya maupun yang fanatik membencinya. Tapi tidak mengapalah saya tuliskan juga catatan ini –ini bukan bid’ah kan. Saya orang yang rasional, bukan gemar dunia mistik. Jadi, saya memahami Gus Dur juga lewat pendekatan yang rasional. Kalau memahami beliau lewat ‘dunia lain’ tentu bukan maqam saya bicara hal seperti itu.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Perempuan dan Perdamaian dalam Tradisi Agama-Agama Ibrahim

oleh : ISNA LATIFA, 0 Komentar
Jika ada anggapan bahwa Yahudi adalah Israel, ISIS adalah Islam, dan Donal Trump adalah Amerika, maka bisa dipastikan anggapan itu salah.”Ujar David Elcot, seorang profesor di New York University disaat sesi diskusi bersama Shira. Sama halnya jika ada pendapat yang mengatakan Yahudi kejam, Yahudi jahat, dan Yahudi biadab. Ini hanyalah pendapat yang sangat sempit. Yahudi sebagaimana dengan Islam atau agama lain memiliki potensi yang sama. Di dalam Islam juga terdapat ISIS yang sama kejamnya dengan Israel yang sampai hari ini terus melakukan penekanan terhadap rakyat Palestina.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Catatan dari Workshop Perubahan Sosial JGD

Jaringan Gusdurian Indonesia pada Senin (18/07) mengadakan Workshop bertema “Social Change: Can Prophets of Justice Actually Work Together?” bersama David Elcott, profesor di New York University. Tema yang diangkat adalah tentang kepemimpinan dan strategi dalam melakukan perubahan sosial. Mengingat selama ini, dalam melakukan perubahan, tidak jarang seorang melakukannya dengan aksi kekerasan (violence). Demo, membakar ban, membuat kericuhan dengan pengguna jalan, gambaran itu sering kita lihat bukan? Apakah pendekatan seperti itu masih efektif dilakukan dalam mencapai perubahan? Jika tidak, apakah pendekatan non-violence (tanpa kekeraan) sendiri juga mampu mengatasi permasalahan di dunia yang penuh dengan kekerasan?
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Meninggalkan Pekerjaan di Luar Negeri, Membangun Desa dengan Kopi

oleh : FAWAZ, 0 Komentar
Alkisah, di sebuah negeri bernama Abyssinia (kini bernama Ethiopia), seorang pengembala bernama Kaldi heran melihat kambing-kambing gembalaannya bertingkah aneh usai menyantap buah yang baru pertamakali ia lihat. Kambing-kambing itu terlihat gembira. Kaldi lalu mencicip buah itu, seketika tubuhnya terasa segar usai mengonsumsi buah tersebut. Lantas ia lekas memberitahukan hal ini kepada penduduk desa tempat ia tingal. Tak butuh waktu lama, buah itu menjadi populer di desanya hingga menjalar ke desa-desa sekitar. Selanjutnya, kopi menjadi semakin populer dalam waktu singkat. Lebih lagi usai Ethiopia menginvasi Yaman dan mulai menanam kopi di sana. Berkat andil pedagang-pedagang dari jazirah arab, penyebaran kopi semakin menjangkau banyak wilayah. Bangsa Arab juga yang menemukan cara baru mengonsumsi buah kopi, yaitu kopi diolah menjadi bahan minuman setelah sebelumnya buah kopi dikonsumsi dengan cara dimakan begitu saja. Kisah ini bisa ditemukan di Majalah National Geographic pada artikel berjudul Escape from Arabia.
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Halal Bihalal: Merajut Harmoni Kemanusiaan

Sejak awal ibadah puasa di bulan Ramadan dimulai, dimensi sosial berupa penghargaan dan perhormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan selalu merefleksi dalam berbagi ritualitas ibadah yang memiliki nilai khusus di bulan Ramadan, dari puasa, sedekah, infaq, hingga zakat fitrah. Bahkan setelah Ramadan berlalu, penghargaan ajaran Islam terhadap perikemanusiaan itu semakin dipertegas oleh momentum Idul fitri, hari dimana umat Islam merayakannya sebagai hari kemenangan, hari kembali kepada fitrah (asal kejadian) yang berarti suci, seperti seorang bayi yang baru keluar dari rahim Ibunya, bersih, suci ibarat selembar kertas putih tanpa noda.
Kategori : Headline , Opini

Bom Madinah Kebohongan Kafir?

oleh : MOHAMAD SYAFI ALI , 0 Komentar
Seiring bom tak jauh dari masjid Nabawi beserta pemberitaannya, ada tulisan yang menyangkal informasi umum yang beredar. Nara sumbernya orang bernama Fathuddin Ja’far, yang saat kejadian mengatakan berada di dalam Masjid Nabawi. Kesaksian ini dimuat di sejumlah media, beredar di socmed, grup WA dan seterusnya, yang intinya berita bom Madinah tak sesuai fakta, berlebihan dan merupakan sebuah konspirasi untuk menyudutkan Islam. Berdasar kesaksian Ja’far, ia tidak mendengar ledakan, hanya melihat kepulan asap. “Kami hanya melihat kepulan asap spt ada kebakaran di seberang Baki’, makam para sahabat Rasulullah.”
Kategori : Headline , Opini , Pilihan Redaksi

Kesadaran Diri Dalam Spiritualitas Budhis

Perjalanan Safari Damai Ramadhan Gusdurian Malang tiba di Vihara Dhammadhipa Arama Batu diterima Bhante Jayamedho (20/6/2016). Ulasan puasa menjadi bahan refleksi menarik terutama ditinjau dari sudut pandang laku puasa para pengikut Budhis. Refleksi Bhante Jayamedho menohok dan bisa menjadi asupan spiritual bagi kami yang muslim yang kebetulan menjalankan ibadah ramadhan.
Kategori : Headline , Peristiwa

Yang Selalu Absen Saat Ramadlan

Saat Ramadlan baru berjalan kurang dari 10 hari, media massa telah dipenuhi oleh berbagai aksi mengejutkan yang mengusik nalar dan nurani publik. Adalah Ibu Saeni yang menangis terbalut kalut saat segerombolan Satpol PP Serang Banten menyita kasar makanan yang ia jual siang hari. Sementara itu ancaman razia warung dan restoran juga dilontarkan oleh Kepala Satpol PP Banjarmasin. Disana sweeping bahkan dilakukan terhadap warung-warung yang menjual makanan bagi non-muslim (babi), yang bahkan konsumennya sangat mungkin bukan muslim.
Kategori : Headline , Opini

Gusdurian Malang Adakan Safari Ramadan

oleh : ANAS AHIMSA, 0 Komentar
Pada momentum bulan Ramadhan 1437 H (2016) ini, dimanfaatkan secara positif oleh kaum muda lintas agama dan keyakinan yang tergabung dalam komunitas kultural Gusdurian Kota Malang. Seperti kegiatan Safari Damai Ramadhan yang pertama kali diadakan tahun ini di "kota dingin" Malang dijadwalkan mulai tanggal 13 dengan ber-safari ke komunitas Syiah, dan dilanjutkan tanggal 15 Juni 2016 untuk berdialog ke organisasi kepemudaan katholik Malang.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi