Kamis, 27 Juni 2019

OPINI

Pendapat pribadi atau tulisan singkat, padat, dan ringan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian para gusdurian.

Gus Dur dan Kebebasan Membaca Buku

oleh : ZAIM AHYA, 0 Komentar
Dalam buku Kiai Nyentrik Membela Pemerintah, Gus Dur bercerita, bahwa Kiai Ali Maksum membiarkan santri-santrinya membaca buku-buku karya semisal Muhammad Abduh, yang pada umumnya tak dibaca orang NU. Ketika ditanya apakah beliau tak khawatir kalau nanti santri-santrinya lepas dari NU karena membaca buku-buku tersebut, Kiai Ali menjawab dengan tertawanya yang khas: “Kalau membaca buku yang macam-macam nanti akan menjadi NU yang matang” begitu jawaban Kiai Ali sebagaimana ditulis Gus Dur dalam esai yang berjudul Baik Belum Tentu Bermanfaat.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur, Pemilu Damai, dan Perjuangan Demokrasi

oleh : M. FAKHRU RIZA, 0 Komentar
Polarisasi dalam Pemilu kali ini begitu mengkhawatirkan. Hingga kemudian kedua kubu saling adu serangan yang kebanyakan malah jauh dari substansi perdebatan politik yang sehat. Misalnya, kubu pendukung fanatik petahana menjuluki kubu oposisi dengan julukan “kampret”. Begitu pula sebaliknya, kubu oposisi memberikan istilah yang tak kalah sinis kepada kubu pendukung petahana, yakni “cebong”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Tablo Paskah: Refleksi Seorang Herodes Muslim (bag II)

oleh : AHMAD SM, 0 Komentar
Refleksi Herodes Muslim. Subjudul dari bagian ini adalah istilah yang saya rumuskan sendiri. Mungkin sebagian anda sudah bertanya-tanya soal Herodes yang “Muslim”. Bagi saya, inilah yang paling unik, bermain di tengah khalayak umat Kristiani secara khusus lebih banyak umat Katholik serta bersama kawan-kawan aktor yang lain membawa suasana kembali pada abad di mana Yesus menghadapi cobaan terberat dalam hidupnya ketika harus mendapati dirinya difitnah, dihina, dicemooh, dikhianati, diancam, hingga disalib dan kemudian dibangkitkan kelak. Tablo Paskah yang kami dipersiapkan kurang lebih dua bulan—akhirnya usai kami presentasikan dalam dua jam pertunjukan.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur dan Pemilu 2019

oleh : RISMA ILVI SOLICHATI, 0 Komentar
Mencari perbedaan di antara dua pilihan presiden dan wakil presiden adalah sebuah tantangan untuk bangsa kita saat ini. Bermodalkan janji dan harapan yang dilontarkan kedua paslon capres dan cawapres, masyarakat menaruh harapan besar hal itu terwujud. Begitu juga yang digagas Gus Dur dalam tulisannya yang berjudul “Membaca Perasaan Calon Pemilih”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Tablo Paskah: Refleksi Seorang Herodes Muslim (bag I)

oleh : AHMAD SM, 0 Komentar
45. (Ingatlah), ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putra), nama Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)”. (QS. Ali-’Imran (3): 45) 9. itulah sebabnya Allah sangat menjunjung-Nya tinggi dan menganugerahkan-Nya nama di atas segala nama, 10. supaya dalam nama Isa semua akan bertekuk lutut, baik di langit, di bumi, maupun yang ada di bawah bumi, 11. dan semua lidah mengakui “Isa al-Masih adalah Junjungan Yang Ilahi”, bagi kemuliaan Allah, Sang Bapa kita. (Filipi 2: 9-11)
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Benarkah Islam Anti Feminisme?

oleh : MARZUKI WAHID, 0 Komentar
Di Media Sosial, lagi ramai muncul gerakan Indonesia tanpa feminis. Seolah-olah feminis adalah masalah, sehingga Indonesia harus bersih dari feminis. Penolak feminis ini menggunakan agama sebagai argumen. Muncul pertanyaan, benarkah Islam anti feminisme, sehingga harus dibersihkan?
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Balada Gus Dur

oleh : ES WIBOWO, 0 Komentar
1 Di Jombang, Gus Dur mangkat sebagai guru bangsa Maha guru kiai yang telah mengajariku Menjadi lelaki penyabar dan pemberani Lalu dengan langkah lembut Ditakwin rahasia maut, tabir arasy ataukah Dengus talkin mendekatkan diri pada Tuhan Serta mengubur hasrat keduniawian
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Jacinda

oleh : ALISSA WAHID, 0 Komentar
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mulai mendulang perhatian ketika ia menghadiri Sidang Umum PBB tahun 2018 dengan membawa bayi putrinya. Ia mengantarkan pesan tegas pada dunia: perempuan tidak harus memilih antara fungsi kodratinya sebagai ibu yang sedang menyusui dengan peran publik profesionalnya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Anti-Semitisme dan Kekalahan Telak Kemanusiaan

oleh : MOHAMMAD PANDU, 0 Komentar
Kebetulan, saya sedang membaca Penghancuran Buku dari Masa ke Masa (2017) karya Fernando Báez. Di sana diceritakan, saat kecamuk Perang Dunia II, Joseph Goebbels selaku kepala Kementerian Penerangan dan Propaganda Jerman telah membumihanguskan hampir semua produk budaya bangsa Yahudi, terutama buku dan kitab suci.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur dan Simponi ke-9

oleh : M MUHAMMAD PUTRA, 0 Komentar
Kematian adalah tragedi kehidupan yang memilukan bagi manusia. Sebisa mungkin manusia menghindarinya. Namun, kematian adalah keniscayaan bagi makhluk yang bernyawa. Tak pandang bulu; tua-muda, kaya-miskin, kuasa-lemah, pandai-bodoh, tak luput dari yang namanya kematian.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi