Minggu, 29 Maret 2020

OPINI

Pendapat pribadi atau tulisan singkat, padat, dan ringan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian para gusdurian.

Alkohol Najis?

oleh : FAKIH ABDUL KODIR, 0 Komentar
Mungkin salah satu hikmah Coronavirus Diseases (Covid-19) ini adalah refleksi atas fatwa kenajisan alkohol. Sanitizer untuk cuci tangan atau barang isinya alkohol. Disinfektan untuk cuci tempat dan barang, termasuk Masjid, banyak mengandung alkohol. Kalo dianggap najis, bagaimana dong?
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Mampukah Dunia Islam Menghadapi Tantangan Global?

oleh : M. FAKHRU RIZA, 0 Komentar
Islam terus menjadi sorotan dunia, semua lalu lintas pembicaraan di tingkat global tak pernah sepi dari pembahasan tentang dunia kaum muslim, baik di Timur Tengah, Asia Tenggara, maupun imigran muslim yang ramai-ramai masuk ke negeri Barat. Sorotan utama terhadap dunia muslim ini terkait apakah kaum muslim dapat menerima dan mengembangkan demokrasi, pluralisme, hak asasi manusia dan multikulturalisme sebagaimana di Barat.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Pandemi Corona, Gus Dur, dan Kerancuan Pikir “Umat Islam”

oleh : MUHAMMAD BAKHRU THOHIR, 0 Komentar
Virus corona jenis baru atau COVID-19 telah resmi dinaikkan levelnya oleh WHO menjadi pandemi, yang artinya wabah ini sudah tersebar secara global. Kita semua bertanggung jawab untuk memutus rantai penyebaran dengan cara hidup yang dianjurkan WHO. Kita tidak perlu terlalu panik dan parno yang mengakibatkan panic buying, sebab WHO telah memberikan petunjuk agar tetap sehat seperti memakai masker untuk yang sakit, bersin dan batuk pada tisu, rutin membersihkan tangan dan stop menyentuh mata, hidup dan mulut dengan jari.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

VIRUS

oleh : ALISSA WAHID, 0 Komentar
Sejak awal tahun baru 2020, dunia berjibaku melawan Covid-19 yang merajalela dari kota Wuhan ke seluruh penjuru mata angin. Sampai 13 Maret 2020, wabah penyakit ini menyebar di 136 negara dengan 142 ribuan kasus infeksi dan 5,300 lebih kematian. Pada hari Rabu 11 Maret 2020 lalu, WHO mendeklarasikan wabah penyakit ini sebagai pandemi.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Menjadi Kaum Mayoritas yang Toleran

oleh : IFRODATUN NI’MAH, 0 Komentar
Indonesia merupakan negara kepulauan. Terdiri dari berbagai suku dan ras, serta bermacam agama. Kebudayaan yang ada di Indonesia juga tak bisa dihitung. Dimana setiap pulau, bahkan daerah atau desa mempunyai kebudayaan yang berbeda-beda. Semuanya adalah sama, Republik Indonesia. Namun akhir-akhir ini sering terjadi keributan di Indonesia. Tak hanya warga masyarakat saja, namun para elit politik pun banyak yang tersandung kasus. Ironisnya semua saling menyerang dan menyalahkan, tidak ada yang mau menjadi penengah.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Benarkah Kaum Proletar Kota Meninggalkan NU?

oleh : LIES MARCOES, 0 Komentar
“ Dulu seluas sawah-sawah di wilayah kami, seluas itu pula wilayah NU. Tapi sekarang, bersama menyusutnya sawah-sawah kami, yang ngaji NU hanya tinggal di pinggiran-pinggiran, atau mereka yang telah mapan dan ingin merawat ingatan tentang kampung halaman. Sementara sebagian besar kaum buruh dipastikan ikut “ngaji sunnah” (Salafi)”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Indahnya Azan Subuh di Tentena: Kota dengan Mayoritas Kristen

oleh : SARJOKO, 0 Komentar
Sekitar pukul 11.00 WITA awal November 2019, bus mini yang membawa saya dan rombongan dari bandara Kasiguncu Poso tiba di Dodoha, sebuah resto yang bangunannya terbuat dari bambu. Resto tersebut unik dan menjadi rujukan wisata bagi masyarakat di sekitarnya. Apalagi letaknya di pinggir danau Poso yang indah. Tentena
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Ashgar Ali Engineer, Takfiri dan Teologi Pembebasan Islam

oleh : AFRIZAL QOSIM, 0 Komentar
Maraknya wabah takfiri sulit ditemu obat mujarabnya. Pengkafiran menjangkiti kehidupan umat Islam berpotensi merangsek ke penjuru aspek kehidupan. Carut-marut kehidupan beragama, lanyah diperbincangkan publik tempo hari. Kegelisahan mencuat, merambah kesenjangan dan disharmoni sosial. Humanitas dikhawatirkan belang di banyak bagian.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Humanisme Gus Sholah

oleh : MOHAMMAD PANDU, 0 Komentar
Beberapa waktu lalu kabut duka menyelimuti Indonesia. Hingga kini gumpalan itu belum kunjung turun. Barangkali memang tak akan turun sampai berhari-hari ke depan. Berbagai kenangan tentang Gus Sholah terus berlalu-lalang di beranda media kita. Saya rasa kedukaan ini bukan lagi sekadar kabut; dengan intim ia berubah menjadi iklim.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Mengapa Para Pemeluk Agama Sering Bertengkar?

oleh : HERU PRASETIA, 0 Komentar
Konflik, pertikaian, baku pukul, atau bahkan perang yang hampir pasti tidak pernah terjadi pada mamalia lain dan hanya terjadi pada umat manusia adalah yang berbasis pada agama. Manusia bisa membunuh manusia lain karena agama. Mengapa bisa begitu? Ada banyak sekali penjelasannya, sebanyak orang yang menjelaskannya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi