Selasa, 22 Oktober 2019

OPINI

Pendapat pribadi atau tulisan singkat, padat, dan ringan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian para gusdurian.

Pil Pahit dari Sri Lanka

oleh : ALISSA WAHID, 0 Komentar
Minggu ini kita dikejutkan dengan aksi bom bunuh diri yang masif di berbagai tempat di Sri Lanka. Di tengah misa Paskah di tiga gereja besar, ratusan warga Nasrani Sri Lanka menjadi korban. Nyawa puluhan turis mancanegara hilang di hotel- hotel mewah. Teror bom Sri Lanka menjadi serangan paling masif sejak tragedi 11 September 2001 di Amerika Serikat.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Upaya Rekonsiliasi Pasca Pilpres 2019

oleh : AHMAD ROHIMAN, 0 Komentar
17 april kemarin, seluruh bangsa Indonesia merayakan pesta demokrasi bersama-sama. Yakni, memilih calon presiden yang didukungnya atau yang menurutnya pantas menjadi pemimpin Republik Indonesia. Meski hasilnya belum kita ketahui sekarang, akan tetapi berbagai lembaga quickcount sudah dapat memprediksi siapa pemenang dari pilpres tahun ini.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Bermoral

oleh : ALISSA WAHID, 0 Komentar
Seliweran kabar burung dan kabar bohong menyesatkan (hoaks) semakin hari semakin tak terbendung. Mulai dari vaksin yang menyebabkan anak autis, rampok yang berkeliaran, sampai yang terkait capres dan Pemilu 2019.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Agamawan, Pilpres dan Rekonsiliasi

oleh : M. FAKHRU RIZA, 0 Komentar
Di Pilpres kali ini yang dikhawatirkan bukan hanya polarisasi yang sangat tajam antara kubu pendukung petahana yang dijuluki sebagai cebongers dengan kelompok pendukung oposisi yang dijuluki sebagai kampreters. Akan tetapi, yang lebih menegangkan dari itu adalah dibumbuinya polarisasi kedua kubu itu dengan isu agama, politik aliran dan politik identitas.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Kartini, Pessah, dan Sri Lanka

oleh : AFIFAH AHMAD, 0 Komentar
Minggu, 21 April 2019. Para perempuan di negeriku tercinta sedang memperingati hari Ibu untuk mengenang kembali perjuangan Kartini. Di hari ini juga, saya perempuan Indonesia yang kebetulan sedang merantau di kota Teheran, berkesempatan mengikuti tur “Mengenal agama-agama minoritas di Iran”. Pada kesempatan kali ini, kami peserta tur, diajak ke Sinagog Molla Hanina di Teheran untuk melihat dari dekat Perayaan dimulainya hari Pessah. Hari kemerdekaan dan keluarnya umat Yahudi dari Mesir yang dipimpin oleh Nabi Musa.
Kategori : Headline , Opini , Peristiwa

Gus Dur dan Kebebasan Membaca Buku

oleh : ZAIM AHYA, 0 Komentar
Dalam buku Kiai Nyentrik Membela Pemerintah, Gus Dur bercerita, bahwa Kiai Ali Maksum membiarkan santri-santrinya membaca buku-buku karya semisal Muhammad Abduh, yang pada umumnya tak dibaca orang NU. Ketika ditanya apakah beliau tak khawatir kalau nanti santri-santrinya lepas dari NU karena membaca buku-buku tersebut, Kiai Ali menjawab dengan tertawanya yang khas: “Kalau membaca buku yang macam-macam nanti akan menjadi NU yang matang” begitu jawaban Kiai Ali sebagaimana ditulis Gus Dur dalam esai yang berjudul Baik Belum Tentu Bermanfaat.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur, Pemilu Damai, dan Perjuangan Demokrasi

oleh : M. FAKHRU RIZA, 0 Komentar
Polarisasi dalam Pemilu kali ini begitu mengkhawatirkan. Hingga kemudian kedua kubu saling adu serangan yang kebanyakan malah jauh dari substansi perdebatan politik yang sehat. Misalnya, kubu pendukung fanatik petahana menjuluki kubu oposisi dengan julukan “kampret”. Begitu pula sebaliknya, kubu oposisi memberikan istilah yang tak kalah sinis kepada kubu pendukung petahana, yakni “cebong”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Tablo Paskah: Refleksi Seorang Herodes Muslim (bag II)

oleh : AHMAD SM, 0 Komentar
Refleksi Herodes Muslim. Subjudul dari bagian ini adalah istilah yang saya rumuskan sendiri. Mungkin sebagian anda sudah bertanya-tanya soal Herodes yang “Muslim”. Bagi saya, inilah yang paling unik, bermain di tengah khalayak umat Kristiani secara khusus lebih banyak umat Katholik serta bersama kawan-kawan aktor yang lain membawa suasana kembali pada abad di mana Yesus menghadapi cobaan terberat dalam hidupnya ketika harus mendapati dirinya difitnah, dihina, dicemooh, dikhianati, diancam, hingga disalib dan kemudian dibangkitkan kelak. Tablo Paskah yang kami dipersiapkan kurang lebih dua bulan—akhirnya usai kami presentasikan dalam dua jam pertunjukan.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur dan Pemilu 2019

oleh : RISMA ILVI SOLICHATI, 0 Komentar
Mencari perbedaan di antara dua pilihan presiden dan wakil presiden adalah sebuah tantangan untuk bangsa kita saat ini. Bermodalkan janji dan harapan yang dilontarkan kedua paslon capres dan cawapres, masyarakat menaruh harapan besar hal itu terwujud. Begitu juga yang digagas Gus Dur dalam tulisannya yang berjudul “Membaca Perasaan Calon Pemilih”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Tablo Paskah: Refleksi Seorang Herodes Muslim (bag I)

oleh : AHMAD SM, 0 Komentar
45. (Ingatlah), ketika para malaikat berkata, “Wahai Maryam! Sesungguhnya Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putra), nama Al-Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)”. (QS. Ali-’Imran (3): 45) 9. itulah sebabnya Allah sangat menjunjung-Nya tinggi dan menganugerahkan-Nya nama di atas segala nama, 10. supaya dalam nama Isa semua akan bertekuk lutut, baik di langit, di bumi, maupun yang ada di bawah bumi, 11. dan semua lidah mengakui “Isa al-Masih adalah Junjungan Yang Ilahi”, bagi kemuliaan Allah, Sang Bapa kita. (Filipi 2: 9-11)
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi