Senin, 27 Mei 2019

BERITA JARINGAN GUSDURIAN

Informasi tentang peristiwa, kasus, dan kegiatan Jaringan Gusdurian Indonesia di berbagai daerah

Alissa Wahid: Nilai Keislaman Gus Dur Sangat Relevan Mengatasi Kebencian

oleh : ADMIN, 0 Komentar
“Menghadapi tantangan meningkatnya kebencian antarsesama muslim maupun terhadap kelompok lain akhir-akhir ini, kami merasa nilai keislaman yang diperjuangkan KH Abdurrahman semakin relevan untuk digemakan kembali. Karena itu Peringatan ke-7 Tahun Wafatnya KH. Abdurrahman Wahid, Jumat 23 Desember ini mengambil tema ‘Mengaji Gus Dur; Menebar Damai Menuai Rahmat’,” tandas Alissa Wahid, ketua Panitia Peringatan yang juga puteri sulung Gus Dur, (Selasa, 20/12).
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Menjaga Semangat Toleransi, Gusdurian Solo Adakan Diskusi dan Nonton Film

SOLO, Sabtu – Dalam memperingati Hari Toleransi Internasional yang jatuh setiap tanggal 16 November, Gusdurian Solo dengan beberapa elemen komunitas yang ada di Kota Solo menggelar acara nonton film dan diskusi dengan tema “BEDA dan SETARA”. Kegiatan yang berlangsung di pendopo Taman Cerdas, Kecamatan Jebres, Kota Solo tersebut berlangsung dengan khidmat, diikuti kurang lebih 50 peserta pada hari Sabtu, 19 November 2016. Dalam kegiatan ini, pelaksanaan acara dibantu beberapa elemen komunitas maupun organisasi yang ada di Kota Solo. Elemen yang tergabung tersebut, tak lain dan tak bukan adalah memiliki komitmen dalam menjaga semangat toleransi di tengah keberagaman bangsa. Beberapa elemen maupun organisasi yang tergabung di dalam kegiatan tersebut antara lain adalah Komunitas Nandur, Akasavakya, PMII Komisariat Kentingan serta Komunitas Literasi Buku Revolusi.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Membedah Pemikiran Gus Dur, Mengurai Permasalahan Bangsa

oleh : NUR SHOLIKHIN, 0 Komentar
Gus Dur ketika masuk partai, dia terjun di lahan persengketaan petani dengan perusahaan. Bagi Gus Dur, partai politik adalah alat untuk memperjuangkan masyarakat. Bahkan orang-orang yang dididik oleh Gus Dur banyak yang belum memahami. “Kok eman-eman Gus Dur masuk partai politik. Kalau saya memandang, kebesaran kita di masyarakat sipil juga harus dibuktikan juga untuk menata politik. Tapi jangan sampai politik menjadi panglima,” terang Nur Khalik Ridwan saat menyampaikan materi tentang Biografi Gus Dur pada agenda Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) V di Kampung Batik Giriloyo, Bantul, Sabtu (19/11/2016).
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Peringati Hari Toleransi Internasional, JGD Pasuruan Bagikan 1000 Stiker Dan Baca Puisi Toleransi

oleh : MAKHFUD SYAWALUDIN, 0 Komentar
Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Jaringan GUSDURian (JGD) Pasuruan bersama Puluhan pemuda lintas agama di kabupaten Pasuruan, bagikan 1000 stiker dalam memperingati Hari Toleransi Internasional di Perempatan Taman Dayu Pandaan. “Sore tadi, kami bersama puluhan pemuda dari GBIS Pandaan, PMII Ngalah, PMII Pancawahana, Kelenteng Tjoe Tik Kong, dan Universitas Yudharta Pasuruan menyebarkan 1000 stiker di Perempatan Taman Dayu Pandaan Pasuruan.” Ungkap Pendeta Otniel Rossa Setiawan selaku Anggota Jaringan GUSDURian Pasuruan kemarin sore (26/11/2016). “Motivasi kami satu dan sederhana, seperti kata Gus Dur, bahwa Indonesia ada karena keberagaman. Kami berbeda tetap satu, yakni Indonesia.” Pungkasnya.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Gusdurian Semarang Peringati Hari Toleransi Internasional dengan Ziarahi Tokoh Pluralisme Semarang

oleh : FAHMI DAN ZULFA, 0 Komentar
Pemuda yang tergabung dalam Jaringan Gusdurian Kota Semarang bersama pegiat keberagaman kota Semarang berkumpul di pelataran makam Bergota pada Kamis, (17/11). Mereka berziarah ke makam Mbah Sholeh Darat sebagai bagian agenda pembuka Pekan Hari Toleransi Internasional yang telah ditetapkan PBB sejak 16 November 1995. Mbah Sholeh Darat merupakan tokoh ulama kharismatik Semarang dan guru dari dua tokoh bangsa, KH Hasyim Asy'ari dan KH Ahmad Dahlan. Rombongan yang terdiri dari Gusdurian, PMII Kota Semarang, KPS, Pelita, PPMI DK Semarang, LBH, rumah pelangi, komunitas payung, paguyuban pedagang kaki lima dan Permahi melanjutkan ziarah ke taman makam pahlawan Giri Tunggal makam MGR Soegijapranata. Ikut serta Romo Aloys Budi Purnomo, Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Hari Santri : Gusdurian Kuala Lumpur Gelar Do’a Untuk Negeri

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Kuala Lumpur, 22/10/2016,- Komunitas Gusdurian Kuala Lumpur ikut ambil bagian dalam Peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2016. Acara yang mengambil tema “Do’a Untuk Negeri” tersebut, diadakan di kediaman salah seorang anggota Gusdurian di Shah Alam, Selangor Darul Ehsan. Acara yang dihadiri 40 orang, yang terdiri dari para anggota Gusdurian Kuala Lumpur dan para simpatisan diawali dengan pembacaan Basmallah dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, membaca Al-fatihah serta bertawassul kepada para sesepuh dan para pahlawan yang telah gugur.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi , Tinjauan

Pojok GUSDURian Kampus Hadir di UIN Alauddin Makassar

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Jaringan GUSDURian Makassar, secara perdana, memulai roadshow dialog Pojok GUSDURian Kampus, selasa (11/10) di UIN Alauddin Makassar. Agenda ini bertujuan meneruskan pemikiran, cita-cita dan perjuangan Gus Dur. Dialog bertema “Mengurai Prasangka, Menjembatani Perbedaan” tersebut, dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, hadir sebagai narasumber Syamsurijal Ad’han (Pembina Jaringan GUSDURian Makassar) dan DR. Sabri AR (Dosen UIN Alauddin Makassar)
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Gusdurian Banyumas Gelar Kelas Pemikiran Gus Dur

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Komunitas Gusdurian Banyumas pada tangggal 17-18 menyelenggarakan Kelas Pemikiran Gus Dur angkatan ke-2. Acara ini diikuti oleh 18 peserta dari berbagai latar belakang. Kegiatan KPG ini adalah yang kedua kalinya yang diselenggrakan Komunitas Gusdurian Banyumas. Tidak seperti KPG sebelumnya, KPG angkatan ke-2 ini dilaksanakan di markas baru mereka.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Komunitas Gusdurian Kampung Sinaoe: Beraksi untuk Para Pengungsi

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Dalam rangka membantu sekaligus membagikan ilmu , para guru Kampoeng Sinaoe(KS) telah beraksi untuk mengajar anak-anak pengungsi dari Madura. Dalam proses kegiatan tersebut, anak-anak yang duduk di bangku Paud hingga Sekolah Dasar(SD) menjadi sasaran untuk diikutkan dalam kelas terbuka. Dalam kegiatan yang berlangsung pada (10/09/16) itu, ada 10 tenaga pengajar dari KS yang ikut serta dalam kegaiatan sosial tersbut. Hal itu dilatarbelakangi oleh kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki anak-anak pengungsi. Dari sekian penjalasan dan pertanyaan yang diberikan oleh tenaga pegajar KS, hanya beberapa persen saja yang mampu faham dan mengerti dengan pemebelajaran yang didapat.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Lumbung Amal Gusdurian untuk Longsor

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Ribuan rumah telah hancur disapu banjir atau tertimbun longsor yang melanda 16 kabupaten kota akibat hujan lebat yang turun sejak Sabtu (18/6/) siang hingga malam hari di Purworejo, Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo.
Kategori : Peristiwa , Pilihan Redaksi