Minggu, 18 Agustus 2019

BERITA JARINGAN GUSDURIAN

Informasi tentang peristiwa, kasus, dan kegiatan Jaringan Gusdurian Indonesia di berbagai daerah

Komunitas Gusdurian Kampung Sinaoe: Beraksi untuk Para Pengungsi

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Dalam rangka membantu sekaligus membagikan ilmu , para guru Kampoeng Sinaoe(KS) telah beraksi untuk mengajar anak-anak pengungsi dari Madura. Dalam proses kegiatan tersebut, anak-anak yang duduk di bangku Paud hingga Sekolah Dasar(SD) menjadi sasaran untuk diikutkan dalam kelas terbuka. Dalam kegiatan yang berlangsung pada (10/09/16) itu, ada 10 tenaga pengajar dari KS yang ikut serta dalam kegaiatan sosial tersbut. Hal itu dilatarbelakangi oleh kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki anak-anak pengungsi. Dari sekian penjalasan dan pertanyaan yang diberikan oleh tenaga pegajar KS, hanya beberapa persen saja yang mampu faham dan mengerti dengan pemebelajaran yang didapat.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Lumbung Amal Gusdurian untuk Longsor

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Ribuan rumah telah hancur disapu banjir atau tertimbun longsor yang melanda 16 kabupaten kota akibat hujan lebat yang turun sejak Sabtu (18/6/) siang hingga malam hari di Purworejo, Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo.
Kategori : Peristiwa , Pilihan Redaksi

Membumikan Pemikiran Gus Dur: Kelas Pemikiran Gus Dur Blitar

Dalam upaya menyebarkan pemahaman pemikiran Gus Dur, sekelompok pemuda Blitar yang tergabung dalam Jaringan Gus Durian Blitar mengadakan Kelas Pemikiran Gus Dur. Kegiatan dilaksanakan di PP. Darur Roja' selokajang, srengat kabupaten Blitar. kegiatan berlangsung selama 3 hari ini diikuti oleh berbagai elemen pemuda di Blitar. Tujuan dari Kelas Pemikiran Gus dur untuk mengajak pemuda Blitar memahami nilai pemikiran Gus dur yang terangkum dalam sembilan Nilai utama Gus Dur.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Gus Dur Pembela Pertama dalam Suaka Kemanusiaan Ignasius Sandy

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Ignasius Sandyawan Sumardi mengatakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah Uskup (dari NU) yang pertama membelanya. Pernyataan itu sangat beralasan bagi Sandy sebab Gus Dur (selain juga Romo Mangunwijaya dan Danuwinata) adalah tokoh yang menjadi pembela Romo Sandy dalam gerakan Suaka Kemanusiaan Kasus 27 Juli 1996. Sandy mengisahkan pengalaman tersebut dalam Forum Jumat Pertama (FJP) Jaringan Gus Durian, Jumat (2/9) malam di Griya Gus Dur, Jl. Taman Amir Hamzah Jakarta Pusat. FJP malam itu bertema ‘Gus Dur dan Rakyat Kecil’, didatangi puluhan hadirin, yang mayoritas kaum muda.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Dialog Tanpa Senjata

oleh : SARJOKO, 0 Komentar
“Maaf, boleh saya minta air putih saja?” kata Felip Karma, saat diberi segelas teh hangat untuk menemani diskusi. “Saya bernazar untuk tidak meminum selain air putih, sampai Papua merdeka,” sambungnya lagi. Sebuah nazar yang menunjukkan betapa kuat dan gigihnya ia dalam berjuang. Sebelum 22 Agustus kemarin, nama Filep Karma sangat asing di telinga saya. Beberapa kali mengikuti berita soal penangkapan pejuang OPM, saya tidak menghafal nama-nama tokohnya. Bahkan saya tidak menyadari bahwa Filep Karma adalah salah satu dari lima tahanan politik yang dibebaskan oleh Jokowi tahun 2015 lalu. Ia ditahan karena turut mengibarkan bendera kejora di Jayapura tahun 2004. “Setelah saya dibebaskan, saya tetap akan berjuang. Selama Papua belum merdeka, berarti perjuangan saya belum selesai!” tegasnya.
Kategori : Headline , Opini , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Filep Karma, Gus Dur, dan Papua

Filep Karma tak pernah surut memperjuangkan hak-hak warga Papua yang kerap mengalami ketidakadilan dan diskriminasi. Menjadi tahanan politik selama 11 tahun adalah bagian dari kisah pejalanan hidupnya. “Saya tidak tahu, kapan Papua akan merdeka, yang tahu hanyalah Tuhan semata. Kita hanya akan terus berusaha, sampai Tuhan memanggil kita.”terang Filep Karma. Senin malam (22/8), ia menjadi tamu kehormatan dalam acara diskusi bersama para aktivis, wartawan, dan anak muda yang tengah menggeluti isu Papua di Griya Gusdurian.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Perempuan dan Perdamaian dalam Tradisi Agama-Agama Ibrahim

oleh : ISNA LATIFA, 0 Komentar
Jika ada anggapan bahwa Yahudi adalah Israel, ISIS adalah Islam, dan Donal Trump adalah Amerika, maka bisa dipastikan anggapan itu salah.”Ujar David Elcot, seorang profesor di New York University disaat sesi diskusi bersama Shira. Sama halnya jika ada pendapat yang mengatakan Yahudi kejam, Yahudi jahat, dan Yahudi biadab. Ini hanyalah pendapat yang sangat sempit. Yahudi sebagaimana dengan Islam atau agama lain memiliki potensi yang sama. Di dalam Islam juga terdapat ISIS yang sama kejamnya dengan Israel yang sampai hari ini terus melakukan penekanan terhadap rakyat Palestina.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Catatan dari Workshop Perubahan Sosial JGD

Jaringan Gusdurian Indonesia pada Senin (18/07) mengadakan Workshop bertema “Social Change: Can Prophets of Justice Actually Work Together?” bersama David Elcott, profesor di New York University. Tema yang diangkat adalah tentang kepemimpinan dan strategi dalam melakukan perubahan sosial. Mengingat selama ini, dalam melakukan perubahan, tidak jarang seorang melakukannya dengan aksi kekerasan (violence). Demo, membakar ban, membuat kericuhan dengan pengguna jalan, gambaran itu sering kita lihat bukan? Apakah pendekatan seperti itu masih efektif dilakukan dalam mencapai perubahan? Jika tidak, apakah pendekatan non-violence (tanpa kekeraan) sendiri juga mampu mengatasi permasalahan di dunia yang penuh dengan kekerasan?
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi

Kesadaran Diri Dalam Spiritualitas Budhis

Perjalanan Safari Damai Ramadhan Gusdurian Malang tiba di Vihara Dhammadhipa Arama Batu diterima Bhante Jayamedho (20/6/2016). Ulasan puasa menjadi bahan refleksi menarik terutama ditinjau dari sudut pandang laku puasa para pengikut Budhis. Refleksi Bhante Jayamedho menohok dan bisa menjadi asupan spiritual bagi kami yang muslim yang kebetulan menjalankan ibadah ramadhan.
Kategori : Headline , Peristiwa

Gusdurian Malang Adakan Safari Ramadan

oleh : ANAS AHIMSA, 0 Komentar
Pada momentum bulan Ramadhan 1437 H (2016) ini, dimanfaatkan secara positif oleh kaum muda lintas agama dan keyakinan yang tergabung dalam komunitas kultural Gusdurian Kota Malang. Seperti kegiatan Safari Damai Ramadhan yang pertama kali diadakan tahun ini di "kota dingin" Malang dijadwalkan mulai tanggal 13 dengan ber-safari ke komunitas Syiah, dan dilanjutkan tanggal 15 Juni 2016 untuk berdialog ke organisasi kepemudaan katholik Malang.
Kategori : Headline , Peristiwa , Pilihan Redaksi