Senin, 21 Agustus 2017

MENEBAR DAMAI MENJAGA NKRI DENGAN SAFARI DAMAI RAMADHAN

Selasa, 06 Juni 2017
oleh : M. Abdik Maulana
Dibaca sebanyak 261 kali
Tak terasa bulan Ramadhan yang menjadi salah satu bulan yang paling dinanti-nantikan oleh umat islam di seluruh dunia telah tiba, hal ini disambut baik olehkawan-kawan Gusdurian Malang, komunitas lintas agama maupun keyakinan di kota Malang khususnya untuk melakukan agenda rutinan, salah satunya dengan mengadakan kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam “Safari Damai Ramadhan 2017”. Kegiatan ini ialah mengunjungi komunitas/lembaga keagamaan di Malang raya, yang bertujuan mempererat tali silaturahmi, menjaga toleransi, perdamaian, serta memupuk semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kunjungan awal kali ini yaitu pada tanggal 30 Mei 2017, bertepatan pada malam ke-lima bulan Ramadhan 1438 H bertempat di kediaman Ustad Choiruman, beliau adalah salah satu tokoh ormas Ahlul Bait Indonesia (ABI) Malang. Menurut Ustad Choiruman, semangat dari para penggerak GARUDA (Gerakan GUSDURian Muda Malang) dan para Alumnus KPG-2 (Kelas Pemikiran Gusdur) ini menggambarkan bahwa masih ada pemuda Indonesia yang masih peduli dengan menjaga toleransi untuk keutuhan NKRI, maka dari itu beliau sangat welcome dan sangat mengapresisasi kegiatan Safari Damai Ramadhan ini.
 
Beliau juga berpesan, bahwasanya para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia ini tidak hanya terdiri dari para ulama maupun kaum muslim saja, untuk itu jika pada saat perumusan dasar Negara setelah kemerdekaan menggunakan hukum islam (syariah), mungkin sampai sekarang Indonesia masih belum bisa merdeka sepenuhnya.
 
Maka dari itu, para pemuda harus tetap menjaga semangat dari para pahlawan terdahulu, untuk senantiasa menjaga toleransi, dan juga perdamaian satu sama lain,demi menjaga keutuhan NKRI yang telah susah payah diperjuangkan oleh para pendahulu. Beliau juga berwasiat kepada para peserta safari damai untuk tidak mudah ter-provokasi dengan isu isu yang mengatas namakan agama, namunkepentingan awalnya tidak jauh melenceng dari urusan perut. Hal ini tentunya selaras dengan pesan Gusdur: “Marilah kita membangun bangsa dan kita hindarkan pertikaian yang sering terjadi dalam sejarah. Inilah esensi tugas kesejahteraan kita, yang tidak boleh kita lupakan sama sekali”.
 
Semangat inilah yang memang harus kita tanamkan dalam diri masing-masing, untuk tetap hidup damai berdampingan satu sama lain, karena Indonesia merupakan Negara dengan banyak suku, agama, dan budaya. Namun sisi baiknya adalah keragaman akan membuat Indonesia menjadi semakin berwarna dan juga semakin menarik untuk menjadi sumber pengetahuan dunia. Hal ini yang melatar belakangi Sobat-sobat Gusdurian Malang untuk selalu menjaga perdamain melalui Safari Damai Ramadhan ini. Semoga semangat ini masih tetap lestari dalam diri para penggerak gusdurian khususnya dan para pemuda Indonesia pada umumnya.
 

 

Salam Damai