Senin, 29 Mei 2017

SOROT

Sorot adalah ruang khusus untuk menyuarakan sikap Jaringan Gusdurian Indonesia dan Redaksi kampung Gusdurian. Rubrik ini akan memuat pernyataan sikap, pengumuman, dan ulasan khusus dari Seknas Jaringan Gusdurian dan redaksi Kampung Gusdurian.

Pernyataan Sikap Jaringan Gusdurian Indonesia Mengenai Vonis Ahok dan Hal-Hal yang Melingkupinya

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Setelah melalui serangkain persidangan yang diwarnai aksi-aksi massa, tersangka ‘penistaan agama’ Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akhirnya divonis dua tahun penjara. Mengacu pada pernyataannya yang bisa diikuti lewat rekaman video atau transkrip yang beredar, vonis ini terasa janggal, karena tidak ada nada Ahok sedang menghina. Namun jika melihat banyak kasus pelaporan penistaan agama yang disidangkan di mana terdakwa (sepertinya) tak ada yang lolos dari hukuman, maka vonis terhadap Ahok sesungguhnya tidak mengejutkan.
Kategori : Sorot

Dukungan Penuh untuk KPK: Sikap Jaringan Gusdurian (JGD) atas serangan terhadap Novel Baswedan

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Pada hari selasa, 11 April 2017, pagi hari setelah menunaikan subuh di Masjid Al Iksan, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapatkan serangan teror fisik berupa penyiraman air keras. Peristiwa ini bukan pertama yang dialami KPK secara umum dan Novel Baswedan pada khususnya. Novel Baswedan pernah ditabrak mobil saat mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan. Intimidasi lain juga kerap didapatinya. Kecelakaan mobil yang dialaminya di NTB juga ditengarai sebagai bagian dari serangan dan intimidasi. Kami menganggap bahwa serangan dan intimidasi tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya untuk melemahkan KPK serta menghalangi penanggulangan korupsi di Indonesia secara umum. terhadap peristiwa ini Jaringan Gusdurian Indonesia menyatakan:
Kategori : Sorot

Ciganjur dan Jaringan Gusdurian

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Sampai saat ini, masih banyak masyarakat awam yang belum tahu apa bedanya Jaringan Gusdurian dengan Wahid Foundation (dulunya Wahid Institute). Sebelum beranjak ke pertanyaan “apa bedanya”, sebaiknya perlu dimengerti dulu apa itu entitas Ciganjur. Keluarga Ciganjur atau keluarga almarhum KH. Abdurrahman Wahid, punya banyak sayap organisasi. Diantaranya Puan Amal Hayati, Wahid Foundation, ada Abdurrahman Wahid (AW) Center – UI, Jaringan Gusdurian dan Positive Movement. Semua sayap keluarga Ciganjur masing-masing memiliki fokus yang berbeda-beda.
Kategori : Sorot

Haul Gus Dur: Meneladani dan Meneruskan Perjuangan

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Pada bulan Desember hingga Januari, tidak kurang dari 29 Komunitas Gusdurian di berbagai kota mengadakan peringatan Haul Gus Dur ke-7. Ada 26 kota di Indonesia dan 3 wilayah di luar negeri, diantaranya: Arab Saudi, Afrika, dan Iran, yang turut serta memperingati wafatnya KH. Abdurrahman Wahid. Jumlah penyelenggaraan haul ini belum menghitung yang diselenggarakan oleh pengurus wilayah, cabang, atau bahkan ranting NU di berbagai tempat atau haul yang diselenggarakan secara mandiri oleh komunitas-komunitas lain.
Kategori : Sorot

Peringatan Hari Toleransi Internasional 2016 Jaringan Gusdurian

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Sudah menjadi rutinitas agenda tahunan Jaringan Gusdurian Indonesia (JGD), bahwa tanggal 16 November selalu memperingati Hari Toleransi Internasional. Kampanye hari toleransi digemakan ke semua elemen masyarakat sebagai wujud untuk menyadarkan kembali betapa pentingnya hidup bertoleran. Karena toleransi antar sesama bukanlah semata-mata menghormati dan menghargai perbedaan, baik suku, agama, ras, dan etnisitas, namun juga upaya aktif untuk memastikan bahwa semuanya setara di mata hukum dan undang-undang.
Kategori : Pilihan Redaksi , Sorot

Keadilan dan Kemanusiaan untuk Papua

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Papua adalah salah satu wilayah dengan potensi ekonomi terbesar di Indonesia. Sumberdaya alamnya melimpah dan wilayahnya sangat luas. Namun sebagian besar masyarakat Papua hingga kini masih berada dalam kemuskininan. Bahkan di banding wilayah lain di Indonesia, Papua termasuk termiskin dan terendah pendidikannya. Lebih dari itu, kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia masih sangat sering terjadi di tanah Papua. Kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat Papua. Hal ini diperparah lagi dengan adanya prasangka negatif terhadap orang-orang Papua yang tengah bekerja atau belajar di kota-kota besar di Jawa.
Kategori : Sorot

Ikhtiar Komunitas-Komunitas Gusdurian Memaknai Bulan Ramadan

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Bagi umat Islam, ramadan adalah bulan suci yang mulia. Bulan ramadan menjadi ajang untuk meningkatkan kesalehan dengan memperbanyak ibadah. Lebih dari itu, bulan ini juga menjadadi momen yang tepat untuk mengasah kepekaan kita terhadap realitas sosial. Digerakkan oleh semangat seperti itu, selama bulan suci Ramadhan, tanpa komando komunitas-komunitas Gusdurian di berbagai kota, seperti Jogja, Malang, Temanggung, Sidoarjo, Banyumas, Makassar, Maluku, Bojonegoro, Kebumen, dan Pati, melakukan berbagai kegiatan yang bersifat lokal dan berbasis kultural. Beragam kegiatan itu dibangun atas kesadaran dan semangat yag sama, yakni pentingnya membangun persaudaraan dan kebersamaan.
Kategori : Sorot

Pernyataan Jaringan Gusdurian Indonesia Terhadap Pelarangan Diskusi, Buku, dan Pemutaran Film

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Semenjak pemerintahan Orde Baru tumbang, kita sudah bekerja keras membangun demokrasi dan pemerintahan sipil demi menjamin hak-hak dasar warga negara, yaitu kemerdekaan berpikir, berserikat, berkumpul, dan mengemukakan pendapat. Gus Dur adalah salah satu penggerak masyarakat yang memperjuangkan supremasi sipil, karena Gus Dur meyakini pembebasan dari segala jenis penindasan adalah prasyarat untuk menjamin kemanusiaan. Dewasa ini di berbagai daerah marak terjadi kasus pembubaran diskusi, razia buku, serta penolakan pemutaran film. Umumnya pelarangan-pelarangan tersebut dilakukan dengan tuduhan dan ancaman. Muaranya adalah membuat warga ketakutan terhadap ide dan gagasan tertentu. Ketakutan yang berlebihan itu akan berujung pada penindasan. Hal ini sangat bertentangan dengan konstitusi yang menjamin kebebasan berkumpul dan mengemukakan pendapat sehingga pelarangan buku/film dan diskusi tersebut adalah suatu pelanggaran hak konstitusional.
Kategori : Sorot

Seruan JGD: Terorisme Adalah Musuh Bersama

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Serangan teror kembali terjadi di tanah air. Kali ini di jakarta. Hari Kamis 14 Januari 2016 terjadi serangan teror yang menewaskan dua warga dan lima pelaku. Apapun motif dan tujuannya, semua tindakan teror adalah musuh kemanusiaan. Karena itu segala bentuk teror harus dilawan dan tidak boleh dibiarkan mengangganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat yang damai dan toleran. Terorisme adalah musuh bersama.
Kategori : Sorot

Peringatan Hari Toleransi Internasional 2015 Jaringan Gusdurian Indonesia

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Tanggal 16 November adalah hari ketika umat manusia di seluruh dunia memperingati Hari Toleransi. Pada kesempatan Hari Toleransi Internasional ini Jaringan Gusdurian Indonesia kembali mengajak sekaligus mengingatkan semua pihak bahwa toleransi adalah sikap aktif untuk mewujudkan kesetaraan dalam perbedaan. Toleransi bukan semata-mata membiarkan dan mengabaikan perbedaan begitu saja. Kesetaraan dalam perbedaan baik suku, agama, bahasa, maupun etnisitias itu hanya bisa terwujud jika hukum ditegakkan secara benar. Karena itu perjuangan mewujudkan toleransi tidak bisa dilepaskan dari perjuangan untuk menegakkan hukum yang menjamin semua orang setara tanpa diskriminasi. Itulah yang akan menopang kehidupan damai di antara berbagai kelompok sosial yang ada.
Kategori : Sorot