Jumat, 31 Maret 2017

SOROT

Sorot adalah ruang khusus untuk menyuarakan sikap Jaringan Gusdurian Indonesia dan Redaksi kampung Gusdurian. Rubrik ini akan memuat pernyataan sikap, pengumuman, dan ulasan khusus dari Seknas Jaringan Gusdurian dan redaksi Kampung Gusdurian.

Ciganjur dan Jaringan Gusdurian

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Sampai saat ini, masih banyak masyarakat awam yang belum tahu apa bedanya Jaringan Gusdurian dengan Wahid Foundation (dulunya Wahid Institute). Sebelum beranjak ke pertanyaan “apa bedanya”, sebaiknya perlu dimengerti dulu apa itu entitas Ciganjur. Keluarga Ciganjur atau keluarga almarhum KH. Abdurrahman Wahid, punya banyak sayap organisasi. Diantaranya Puan Amal Hayati, Wahid Foundation, ada Abdurrahman Wahid (AW) Center – UI, Jaringan Gusdurian dan Positive Movement. Semua sayap keluarga Ciganjur masing-masing memiliki fokus yang berbeda-beda.
Kategori : Sorot

Haul Gus Dur: Meneladani dan Meneruskan Perjuangan

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Pada bulan Desember hingga Januari, tidak kurang dari 29 Komunitas Gusdurian di berbagai kota mengadakan peringatan Haul Gus Dur ke-7. Ada 26 kota di Indonesia dan 3 wilayah di luar negeri, diantaranya: Arab Saudi, Afrika, dan Iran, yang turut serta memperingati wafatnya KH. Abdurrahman Wahid. Jumlah penyelenggaraan haul ini belum menghitung yang diselenggarakan oleh pengurus wilayah, cabang, atau bahkan ranting NU di berbagai tempat atau haul yang diselenggarakan secara mandiri oleh komunitas-komunitas lain.
Kategori : Sorot

Peringatan Hari Toleransi Internasional 2016 Jaringan Gusdurian

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Sudah menjadi rutinitas agenda tahunan Jaringan Gusdurian Indonesia (JGD), bahwa tanggal 16 November selalu memperingati Hari Toleransi Internasional. Kampanye hari toleransi digemakan ke semua elemen masyarakat sebagai wujud untuk menyadarkan kembali betapa pentingnya hidup bertoleran. Karena toleransi antar sesama bukanlah semata-mata menghormati dan menghargai perbedaan, baik suku, agama, ras, dan etnisitas, namun juga upaya aktif untuk memastikan bahwa semuanya setara di mata hukum dan undang-undang.
Kategori : Pilihan Redaksi , Sorot

Keadilan dan Kemanusiaan untuk Papua

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Papua adalah salah satu wilayah dengan potensi ekonomi terbesar di Indonesia. Sumberdaya alamnya melimpah dan wilayahnya sangat luas. Namun sebagian besar masyarakat Papua hingga kini masih berada dalam kemuskininan. Bahkan di banding wilayah lain di Indonesia, Papua termasuk termiskin dan terendah pendidikannya. Lebih dari itu, kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia masih sangat sering terjadi di tanah Papua. Kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat Papua. Hal ini diperparah lagi dengan adanya prasangka negatif terhadap orang-orang Papua yang tengah bekerja atau belajar di kota-kota besar di Jawa.
Kategori : Sorot

Ikhtiar Komunitas-Komunitas Gusdurian Memaknai Bulan Ramadan

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Bagi umat Islam, ramadan adalah bulan suci yang mulia. Bulan ramadan menjadi ajang untuk meningkatkan kesalehan dengan memperbanyak ibadah. Lebih dari itu, bulan ini juga menjadadi momen yang tepat untuk mengasah kepekaan kita terhadap realitas sosial. Digerakkan oleh semangat seperti itu, selama bulan suci Ramadhan, tanpa komando komunitas-komunitas Gusdurian di berbagai kota, seperti Jogja, Malang, Temanggung, Sidoarjo, Banyumas, Makassar, Maluku, Bojonegoro, Kebumen, dan Pati, melakukan berbagai kegiatan yang bersifat lokal dan berbasis kultural. Beragam kegiatan itu dibangun atas kesadaran dan semangat yag sama, yakni pentingnya membangun persaudaraan dan kebersamaan.
Kategori : Sorot

Pernyataan Jaringan Gusdurian Indonesia Terhadap Pelarangan Diskusi, Buku, dan Pemutaran Film

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Semenjak pemerintahan Orde Baru tumbang, kita sudah bekerja keras membangun demokrasi dan pemerintahan sipil demi menjamin hak-hak dasar warga negara, yaitu kemerdekaan berpikir, berserikat, berkumpul, dan mengemukakan pendapat. Gus Dur adalah salah satu penggerak masyarakat yang memperjuangkan supremasi sipil, karena Gus Dur meyakini pembebasan dari segala jenis penindasan adalah prasyarat untuk menjamin kemanusiaan. Dewasa ini di berbagai daerah marak terjadi kasus pembubaran diskusi, razia buku, serta penolakan pemutaran film. Umumnya pelarangan-pelarangan tersebut dilakukan dengan tuduhan dan ancaman. Muaranya adalah membuat warga ketakutan terhadap ide dan gagasan tertentu. Ketakutan yang berlebihan itu akan berujung pada penindasan. Hal ini sangat bertentangan dengan konstitusi yang menjamin kebebasan berkumpul dan mengemukakan pendapat sehingga pelarangan buku/film dan diskusi tersebut adalah suatu pelanggaran hak konstitusional.
Kategori : Sorot

Seruan JGD: Terorisme Adalah Musuh Bersama

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Serangan teror kembali terjadi di tanah air. Kali ini di jakarta. Hari Kamis 14 Januari 2016 terjadi serangan teror yang menewaskan dua warga dan lima pelaku. Apapun motif dan tujuannya, semua tindakan teror adalah musuh kemanusiaan. Karena itu segala bentuk teror harus dilawan dan tidak boleh dibiarkan mengangganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat yang damai dan toleran. Terorisme adalah musuh bersama.
Kategori : Sorot

Peringatan Hari Toleransi Internasional 2015 Jaringan Gusdurian Indonesia

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Tanggal 16 November adalah hari ketika umat manusia di seluruh dunia memperingati Hari Toleransi. Pada kesempatan Hari Toleransi Internasional ini Jaringan Gusdurian Indonesia kembali mengajak sekaligus mengingatkan semua pihak bahwa toleransi adalah sikap aktif untuk mewujudkan kesetaraan dalam perbedaan. Toleransi bukan semata-mata membiarkan dan mengabaikan perbedaan begitu saja. Kesetaraan dalam perbedaan baik suku, agama, bahasa, maupun etnisitias itu hanya bisa terwujud jika hukum ditegakkan secara benar. Karena itu perjuangan mewujudkan toleransi tidak bisa dilepaskan dari perjuangan untuk menegakkan hukum yang menjamin semua orang setara tanpa diskriminasi. Itulah yang akan menopang kehidupan damai di antara berbagai kelompok sosial yang ada.
Kategori : Sorot

Pernyataan Jaringan Gusdurian terhadap Aksi Kekerasan di Aceh Singkil

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Tanggal 13 Oktober 2015 kembali terjadi peristiwa berdarah yang menodai persatuan, perdamaian, dan toleransi yang selama ini telah dengan keras diperjuangkan. Peristiwa kekerasan ini terjadi di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Ratusan orang bersenjata tajam mengamuk dan menyerang sejumlah gereja. Terjadi bentrokan dan setidaknya dua buah gereja dibakar oleh massa. Sebelumnya, beredar seruan gelap melalui teks pesan pendek yang menyerukan permusuhan kepada gereja di Aceh Singkil. Selain rusaknya tempat ibadah, korban dari kedua belah pihak yang bertikai pun berjatuhan. Sejumlah orang mengalami luka-luka, dan terdapat korban jiwa akibat terkena tembakan. Salah seorang yang menjadi korban tewas adalah seorang warga muslim. Kekerasan ini, sekali lagi, menambah catatan aksi intoleransi, pelanggaran hak warga negara yang dijamin konstitusi yakni hak untuk menjalankan ibadah, termasuk hak untuk mendirikan tempat ibadah, di negeri ini. Aksi kekerasan yang melibatkan banyak orang ini juga menandai bahwa dalam isu-isu kegamaan, kekerasan masih menjadi bahasa utama. Kekerasan ini juga menunjukkan masih terlalu banyak kebencian dan ketidakmampuan untuk hidup bersama dalam perbedaan. Berkaitan dengan peristiwa menyedihkan tersebut, Jaringan GUSDURian Indonesia menyatakan:
Kategori : Sorot

Pesan JGD di Hari Perdamaian Dunia: Perdamaian Tanpa Keadilan Adalah Ilusi

oleh : ADMIN, 0 Komentar
Tanggal 21 September setiap tahun diperingati sebagai Hari Perdamaian Internasional atau yang secara tidak resmi disebut hari perdamaian dunia (World Peace Day). Tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari perdamaian internasional oleh PBB dengan tujuan memperkuat gagasan perdamaian baik antar bangsa maupun di dalam sebuah bangsa. Di setiap tanggal itu pula perdaimaian selalu dikumandangkan. Tahun ini misalnya, PBB mengusung tema “Partnerships for Peace – Dignity for All” yang bertujuan untuk menekankan pentingnya semua segmen masyarakat bekerja bersama mewujudkan perdamaiaman.
Kategori : Sorot