Senin, 29 Mei 2017

DUKUNGAN PENUH UNTUK KPK: SIKAP JARINGAN GUSDURIAN (JGD) ATAS SERANGAN TERHADAP NOVEL BASWEDAN

Rabu, 12 April 2017
oleh : admin
Dibaca sebanyak 108 kali
Pada hari selasa, 11 April 2017, pagi hari setelah menunaikan subuh di Masjid Al Iksan, Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapatkan serangan teror fisik berupa penyiraman air keras. Peristiwa ini bukan pertama yang dialami KPK secara umum dan Novel Baswedan pada khususnya. Novel Baswedan pernah ditabrak mobil saat mengendarai sepeda motor menuju kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan. Intimidasi lain juga kerap didapatinya. Kecelakaan mobil yang dialaminya di NTB juga ditengarai sebagai bagian dari serangan dan intimidasi. Kami menganggap bahwa serangan dan intimidasi tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya untuk melemahkan KPK serta menghalangi penanggulangan korupsi di Indonesia secara umum. terhadap peristiwa ini Jaringan Gusdurian Indonesia menyatakan:
 
 
1. Mengutuk keras serangan intimidasi terhadap Novel Baswedan dan KPK. Novel Baswedan sebagai penyidik berpestasi dan ketua Wadah Pegawai KPK adalah salah satu figur penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
 
2. Serangan ini adalah intimidasi terhadap upaya penegakkan hukum dalam pemberantasan korupsi, untuk melemahkan KPK dan menciptakan rasa takut kepada semua pihak yang menginginkan kasus-kasus korupsi dibuka dan diadili.
 
3. Meminta aparat untuk segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas peristiwa teror ini.
 
4. Menyerukan kepada masyarakat untuk terus menmberikan dukungan kepada KPK dalam perjuangan pemberantasan korupsi di Indonesia
 
 
Seknas JGD
Alissa Wahid
 
 
Hotline Jaringan Gusdurian
(0821 4123 2345)