Jumat, 15 November 2019

PERNYATAAN JARINGAN GUSDURIAN TERHADAP AKSI TERORISME DI CHRISTCHURCH SELANDIA BARU

Jumat, 15 Maret 2019
oleh : admin
Dibaca sebanyak 1580 kali
Hari ini dunia kembali berduka. Puluhan orang tewas tertembak dan terluka akibat aksi terorisme di dua masjid di Christchurch Selandia Baru. Aksi brutal teroris ini terjadi saat para korban tengah menunaikan ibadah salat jumat. Dua masjid yang menjadi target teroris ini adalah masjid Al Noor dan Linwood Islamic Centre. Kekerasan tersebut adalah tindakan jahat yang tidak bisa diterima oleh rasa kemanusiaan dan keadilan. Kita saat ini berada dalam era baru di mana peperangan antar negara berkurang, namun terorisme antar warga masyarakat meningkat dengan bahan ideologi kebencian kelompok. Dunia perlu segera menegaskan langkah menangani bentuk terorisme seperti ini. Para pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal. Ideologi pelaku untuk menebarkan kebencian tidak boleh menang.
 
 
 
 
Berkenaan dengan peristiwa berdarah di Selandia Baru tersebut, Jaringan Gusdurian menyatakan:
Pertama, menyampaikan duka mendalam,  hati dan doa kami bersama para korban dan keluarganya.
 
Kedua, mengutuk keras aksi terorisme penembakan jamaah jumat di dua masjid di Selandia Baru. Aksi kekerasan itu adalah perbuatan kejahatan terhadap kemanusiaan.
 
Ketiga, meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memperkuat perlindungan kepada warga negara Indonesia yang ada di Selandia Baru maupun di belahan dunia lainnya.
 
Keempat, mengajak masyarakat dunia untuk bahu-membahu bergandengan tangan meningkatkan pencegahan dan perlawanan setiap aksi kekerasan yang berbasis pada kebencian terhadap identitas lain, sekaligus menghimbau agar mayarakat tidak terpancing dengan provokasi yang bisa merusak kerukunan.
 
Kelima, menghimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan video aksi kekerasan tersebut agar tujuan menebar kebencian dan teror tidak tercapai. 
 
 
 
Koordinator Jaringan GUSDURian, 
Alissa Wahid.