Kamis, 19 September 2019

ISTIGHOSAH ANTI KORUPSII “BERANI BERSIH.”

Minggu, 06 Desember 2015
diunggah oleh : admin
Dalam rangkaian acara Festival Anti Korupsi Bandung 2015, Jaringan Gusdurian Indonesia bekerjasama dengan Ansor, PMII, KMNU, Mahasiswa Pancasila, dan Majelis Zikir dan Sholawat Rijalul Ansor menyelengarakan Istighotsah Anti Korupsi “Berani Bersih.” Acara ini akan digelar pada hari selasa 8 Desember 2015 di Masjid Raya Alun-Alun Bandung pukul 19.00-selesai dan akan menghadirkan KH Zawawi Imron, KH Mujiyo Nurkholis, Kyai Maman Imanul Haq, Ustad Wahyu Afif Alghofiki, Alissa Wahid, dan Walikota Bandung.

 

Tujuan diselenggarakannya Istighotsah ini adalah berdoa kepada Allah SWT agar masyarakat Indonesia diberi kekuatan untuk melakukan pemberantasan terhadap tindak kejahatan korupsi. Istighotsahdigelar sebagai bagian dari upaya tanpa henti untuk memberi dukungan kepada pemberantasan korupsi di Indonesia, terutama kepada KPK,  yang belakangan ini terus didera dengan ancaman, kriminalisasi, pelemahan, dan serangan tangan-tangan jahat. 

 

Doa-doa yang dilantunkan dalam Istighotsah ini diharapkan bisa memberi suntikan tenaga kepada para penegak hukum pelaku pemberantasan korupsi di Indonesia serta diberinya kekuatan, keuletan, dan ketabahan kepada masyarakat sipil untuk terus mendukung upaya pemberantasan korupsi.

 

Istighotsah ini juga menjadi upaya untuk melakukan penyadaran dan pendidikan kepada masyarakat, khususnya umat Islam, mengenai betapa jahatnya tindak korupsi sehingga harus dilawan dan diberantas, karenaiamerusakupaya membangun kemaslahatan umat. Korupsi melanggar prinsip islamiyah itu tasharruf al-imam ala al-ra’iyah manuthun bi al-mashlahah, kebijakan yang diambil seorang pemimpin harus didasarkan (ditujukan) pada kemaslahatan umat yang dipimpinnya.

 

Sebelumnya, Jaringan Gusdurian Indonesia juga telah menyelenggarakan Halaqah Alim Ulama untuk membangun Gerakan Pesantren Antikorupsi di 9 kota di Indonesia. Halaqah tersebut menghasilkan fatwa keharaman berbagai bentuk korupsi dan tindak pidana pencucian uang, serta kewajiban umat Islam untuk menghindari bentuk-bentuk korupsi tersebut.

 

 

--Jaringan Gusdurian Indonesia