Senin, 16 September 2019

KOMUNITAS GUSDURIAN KAMPUNG SINAOE: BERAKSI UNTUK PARA PENGUNGSI

Rabu, 14 September 2016
diunggah oleh : admin
Dalam rangka membantu sekaligus membagikan ilmu , para guru Kampoeng Sinaoe(KS) telah beraksi untuk mengajar anak-anak pengungsi dari Madura. Dalam proses kegiatan tersebut, anak-anak yang duduk di bangku Paud hingga Sekolah Dasar(SD) menjadi sasaran untuk diikutkan dalam kelas terbuka. Dalam kegiatan yang berlangsung pada (10/09/16) itu, ada 10 tenaga pengajar dari KS yang ikut serta dalam kegaiatan sosial tersbut. Hal itu dilatarbelakangi oleh kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki anak-anak pengungsi. Dari sekian penjalasan dan pertanyaan yang diberikan oleh tenaga pegajar KS, hanya beberapa persen saja yang mampu faham dan mengerti dengan pemebelajaran yang didapat.

 

  

 

“Kami  bahagia karena pengajar mampu memotivasi dan anak-anak jugaa bahagia,” ujar Sa’diyah, relawan dari Universitas Malang saat diwawancarai(10/09).

Anak-anak penghuni rusun itu memang terlihat sumringah. Mereka begitu antusias dengan kedatangan para pengajar dari KS. Mereka aktif mengikuti seluruh pembelajaran yang diberikan oleh para pengajar. mulai dari pelajaran Matematika, IPA, hingga Bahasa Inggris. Adapun beberapa siswa yang hanya mondar-mandir untuk sekedar melihat dan akhirnya keincut juga untuk ikut belajar.

Ketua Gusdurian KS, Masharis Rahmat Wildan, mengatakan bahwa ini juga merupakan salah satu dari kegiatan gusdurian, yaitu memberikan bantuan bagi minoritas, namun melalui segi pendidikan. Dia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini akan ditindaklanjuti dengan menjadwalkan untuk kembali mengajar dalam kurun waktu dua minggu sekali atau sebulan sekali. [Er/KampoengSinaoe]