Minggu, 21 Oktober 2018

ALISSA WAHID TEGASKAN SIKAP POLITIK GUSDURIAN

Sabtu, 11 Agustus 2018
Dalam pembukaan acara Tunas Penggerak Gusdurian 2018, Alissa Wahid mengingatkan para Gusdurian mengenai sikap politik gerakan ini.


Kegiatan Temu Nasional (Tunas) Penggerak GUSDURian resmi dibuka, Sabtu (11/8) di Asrama Haji Yogyakarta. Hal itu ditandai dengan pemukulan gong oleh putri Gus Dur, Alissa Wahid bersama tokoh-tokoh lintas agama.  

Dalam sambutannya, Alissa menegaskan bahwa GUSDURian bukan sekedar pengagum Gus Dur, melainkan sebagai pengamal dan penerus nilai-nilai, tradisi dan keteladanan Gus Dur.  "Bedanya GUSDURian dengan pengagum Gus Dur adalah GUSDURian sebagai pengamal nilai-nilai, tradisi dan keteladanan Gus Dur," tuturnya.  

Selain itu, putri presiden keempat tersebut juga mengatakan bahwa Gus Dur adalah bapak bagi seluruh umat yang tertindas. "Gus Dur bukan hanya sebagai bapak saya, melainkan bapak bagi seluruh manusia yang tertindas. Dan tradisi Gus Dur yaitu membela dan menjaga mereka dari penindasan," tuturnya.  

Kemudian beliau juga berharap kepada seluruh GUSDURian untuk tidak terlibat dalam politik praktis. "Karena yang lebih penting dari politik adalah kemanusiaan," tegas Koordinator Nasional GUSDURian tersebut.  

Adapun Kegiatan Tunas GusDurian membahas operasionalisasi gagasan dan perjuangan Gus Dur dan berbagai persoalan nasional dan akan berlangsung sampai hari Minggu, 12 Agustus 2018. (Yaqin/Makhfud)