Senin, 10 Desember 2018

MALAM BUDAYA AWALI TUNAS 2018

Sabtu, 11 Agustus 2018
Acara Tunas 2018 diawali dengan malam budaya

Jaringan Gusdurian telah membuka acara Temu Nasional (Tunas) Penggerak Gusdurian pada hari Jumat (10/8) di Asrama Haji, Yogyakarta pukul 19.00. Pembukaan acara Tunas  dibuka dengan adanya malam budaya yang bekerja sama dengan kegiatan Angkringan Lintas Iman Campuss Ministry Universitas Sanata Dharma. Acara panggung budaya diawali dengan pembacaan puisi dan penampilan musik.

Dalam sambutannya, Heru Prasetia mengatakan bahwa dengan adanya malam budaya para peserta yang datang bisa terhibur.

“Malam budaya khusus dibuat untuk menyambut komunitas jaringan Gusdurian dari berbagai kota,” ungkap Heru. Ia menimpali bahwa banyaknya penggerak yang datang dari berbagai kota mesti diberi ruang hiburan sebelum mengikuti padatnya agenda Tunas dua hari ke depan.

Senada dengan Heru, Alisa Wahid juga mengungkapkan bahwa dengan adanya malam budaya harapannya peserta akan terhibur sebelum nantinya dua hari ke depan akan dipusingkan dengan agenda Tunas.

Agenda Tunas sendiri diselenggarakan sebagai ruang untuk memikirkan bagaimana masa depan, inovasi dan kreativitas Indonesia di masa mendatang oleh para pegiat Gusdurian yang telah hadir di Asrama Haji.

“Dengan adanya Tunas maka kita bisa mengetahui kontribusi apa yang diberikan oleh Gusdurian untuk Indonesia,” jelas Alissa.

Selain diisi dengan acara hiburan, malam budaya juga ditutup dengan talkshow yang bertema “Kebencian akan Tumbang, Komedi akan Menang.” Talkshow ini diisi oleh Kalis Mardiasih, seorang penulis dan Romo In Nugroho, dosen Universitas Sanata Dharma. Sebanyak 700 –an peserta telah menghadiri acara Tunas yang akan berlangsung selama tanggal 10-12 Agustus 2018.  (Tiara/Jk)