Kamis, 13 Desember 2018

TUNAS GUSDURIAN RESMI DIBUKA

Sabtu, 11 Agustus 2018
Sabtu, 11 Agustus 2018 Tunas Gusdurian resmi dibuka

Temu Nasional (TUNAS) Gusdurian 2018 resmi dibuka, Sabtu, 11 Agustus 2018 di Asrama Haji Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh 600 peserta dan 106 Komunitas Gusdurian dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan beberapa berasal dari luar negeri seperti Kuala Lumpur, Bangkok, dan Teheran, Iran.

Menurut Rifqiya Mufidah, selaku panitia acara, TUNAS tidak hanya menjadi ajang pemenuhan kegiatan dua tahunan. “Acara ini, menjadi arena sinergi dari penggerak Gusdurian untuk kerja-kerja bersama,” ungkap Rifqiya.

Selain itu, setiap anggota Gusdurian menjadi individu yang meneladani 9 nilai Gus Dur. “Tak ada alasan untuk bermusuhan dan mencaci maki. Misi kita sebagai warga Indonesia untuk meneguhkan tradisi,” jelas Rifqiya.

Setelah sambutan dari panitia, acara dilanjutkan Jay Akhmad, koordinator Sekretariat Nasional (SEKNAS) Jaringan Gusdurian. Menurutnya, meskipun acara bertajuk temu nasional, pertemuan Gusdurian ini melampaui definisi nasional itu sendiri. Hal ini bisa dilihat hadirnya beberapa komunitas Gusdurian dari luar Indonesia. “Hari ini Gusdurian dunia akan berbincang kemanusiaan. Di mana ada Gusdurian berada di sana kemanusiaan berada,” turut Jay.

Dari TUNAS ini, Jay berharap muncul tunas atau bibit baru yang tidak gila kekuasaan. “Hari kemarin ribut tentang cawapres, itu hanya bagian kecil,” tegasnya. Di acara ini banyak orang berkumpul dari berbagai rentang usia. Bagi Jay, ini karena semangat Gusdurian yang melampaui latar belakang usia. “Bahkan, Gus Dur tidak pernah lelah bertemu dengan kita hari dan mendampingi masyarakat,” tutup Jay mengkhiri sambutannya.