Persekutuan Sunyi Feminisme dan Kiai Imam Aziz

YOGYAKARTA - Integrasi antara perspektif hak asasi perempuan dan ajaran Islam menjadi faktor kunci dalam keberhasilan advokasi kebijakan publik di Indonesia. Keterlibatan tokoh keagamaan progresif terbukti efektif meredam resistensi kelompok konservatif, khususnya saat proses legislasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) serta Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Hal tersebut disampaikan oleh pakar hukum…

YOGYAKARTA – Integrasi antara perspektif hak asasi perempuan dan ajaran Islam menjadi faktor kunci dalam keberhasilan advokasi kebijakan publik di…

Baca selengkapnya →
PERNYATAAN SIKAP

Jaringan GUSDURian Mengutuk Serangan Terhadap Aktivis Pro Demokrasi

Demokrasi di Indonesia tengah dalam bahaya. Kamis, 12 Maret 2026 menjelang tengah malam Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal. Andrie baru saja melakukan perjalanan pulang setelah menuntaskan rekaman siniar (podcast) di kantor YLBHI berjudul “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Tindakan biadab ini dilakukan pada saat bangsa Indonesia berada dalam situasi sulit karena gejolak politik global yang berimbas pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dalam situasi seperti ini membutuhkan kekuatan bersama dalam persatuan. Tindakan ini…

SOSOK

Gus Dur dalam Bingkai Ulama Perempuan

Dalam Diskusi Serial Biografi Ulama Perempuan Indonesia #16 bertajuk “Manaqib Ulama Perempuan” yang disiarkan melalui GUSDURianTV dan Zoom Meeting, pembahasan tentang makna 'ulama perempuan' kembali diperluas. KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tidak hanya dilihat sebagai…