Bagaimana rasanya bila seorang Kristen menjadi santri di Pesantren, apakah bisa dan hal apa saja yang akan terjadi? Ini merupakan ceritaku menjadi satu-satunya peserta dari latar belakang iman Kristen yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Pesantren Gerakan GUSDURian Yogyakarta tahun 2026. Meski aku sudah mengenal dan sering mengikuti beberapa kegiatan dari GUSDURian Jogja, tapi kegiatan Pesantren Gerakan tahun ini merupakan pertama kali aku mendaftar dan mengikuti. Awal pendaftaran rasanya sedikit ragu-ragu …
Bagaimana rasanya bila seorang Kristen menjadi santri di Pesantren, apakah bisa dan hal apa saja yang akan terjadi? Ini merupakan …
Sejak mengenal Stuart Hall di Kajian Budaya dan Media, saya selalu bertanya-tanya, apakah Gus Dur pernah bertemu dengannya? Gus Dur …
by
Sarjoko
Tulisan ini merupakan sebuah refleksi saya pribadi terhadap kegiatan Haul Gus Dur ke XVI di Gereja Katolik Santa Maria Assumpta, …
Beberapa hari yang lalu Instagram dan TikTok Jaringan GUSDURian tampak digeruduk netizen yang mendukung program MBG. Entah buzzer atau bukan, …
by
AF. Zulfa
Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi meluncurkan inisiatif internasional bernama Board of Peace atau Dewan Perdamaian pada 22 Januari 2026, di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Inisiatif ini mendaku akan menjadi upaya penyelesaian pendudukan Israel atas Palestina dan pembangunan kembali Gaza. Sejumlah negara menyatakan bergabung dengan Board of Peace, salah satunya adalah Indonesia. Board of Peace ini sejak awal sangat kental dan dipengaruhi oleh kepentingan Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari rancangan awal yang sepihak tanpa proses …
Pare, Kediri - Di tengah padatnya agenda Sahur Keliling 2026 tahun ini yang bertema “Puasa Berbalut Bencana dan Goyahnya Demokrasi”, Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid mengunjungi para Lansia di Rumah Bersama Kemanusiaan GUSDURian. Kunjungan ini dilakukan bersamaan dengan agenda tahunan Sahur Keliling bersama Ibu Shinta yang diselenggarakan oleh Yayasan Puan Amal Hayati. Kunjungan ini sejalan …
by
Arwina
Sejak mengenal Stuart Hall di Kajian Budaya dan Media, saya selalu bertanya-tanya, apakah Gus Dur pernah bertemu dengannya? Gus Dur (1940 - 2009) memang tidak pernah menulis buku utuh tentang budaya atau kebudayaan. Namun ratusan tulisan Gus Dur yang tersebar di berbagai media menunjukkan bahwa Gus Dur sangat serius mengkaji persoalan budaya. Meski tidak pernah …
by
Sarjoko
Pare Kediri - GUSDURian Mojokutho Pare bahu membahu membangun sebuah kamar portabel di Rumah Bersama Kemanusiaan GUSDURian. Kamar ini diwujudkan sebagai solusi atas tidak adanya lagi kamar yang tersedia untuk penghuni baru yang datang ke RBK GUSDURian. Saat ini, jumlah lansia yang tinggal di RBK Gusdurian telah mencapai 46 jiwa. Hal ini sudah melebihi batas …
by
Arwina
Pare, Kediri – Relawan Gesit Kabupaten Kediri mengadakan kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Kakek Nenek” di Rumah Bersama Kemanusiaan GUSDURian, Jalan Pangrango, Pare Kediri. Acara ini diadakan pada Sabtu, 28 Februari 2026. Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak pukul 14.00 WIB yang diikuti oleh hampir 50 orang lansia RBK GUSDURian. Agenda kegiatan diisi dengan medical check …
by
Arwina
Hari itu, laut di kampung pesisir mendadak sunyi. Padahal biasanya ombak selalu cerewet—menyela doa subuh, menepuk tiang rumah panggung, dan menyapa perahu-perahu kecil yang pulang membawa ikan kembung dan harapan. Namun pagi itu, laut seakan tahu: salah satu anak terbaiknya telah berpulang. Namanya terpahat di berita, di layar televisi, di media massa dan di telepon genggam jutaan orang. Seorang jenderal meninggal dunia. Ditangisi jutaan manusia dari berbagai penjuru negeri. Orang-orang …
Di sebuah desa di pesisir Mandar bernama Tipalayo, hidup seorang anak bernama Sarifah. Ia tinggal bersama ayahnya, Baddu, ibunya Halimah, …
Tanah dan air menyaksikanKelahiran cahayaYang kelak melahirkan jutaan pertanyaanDari tukang becak, penjual es, petani, kiai, nelayanHingga manusia-manusia Senayan Cahaya itu…..,Juga …
Mendekati musim panen, hamparan sawah menguning tampak sendu di bawah sinar bulan. Sesekali angin bertiup menggoyangkan tangkai padi dengan bulir-bulir …
Waktu menunjukkan pukul 05.30 Wita. Aku dan istri melesat menuju halte bus. Dinginnya angin subuh menabrak kami berdua di atas …
by
Fadhil Hadju
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dikenal sebagai tokoh bangsa yang tak segan menabrak batas, agama, etnis, bahkan kekuasaan. Namun dibalik perjalanannya yang luas dan penuh kontroversi, tersimpan jejak persahabatan dan kesamaan visi dengan seorang tokoh yang jarang disandingkan dengannya: Yap Thiam Hien, seorang advokat dan pembela hak asasi manusia berdarah Tionghoa. Meski nama keduanya jarang ditautkan dalam narasi besar sejarah Indonesia, hubungan mereka menyimpan pelajaran penting tentang keberanian, ketulusan, dan solidaritas lintas identitas. Dalam senyap, mereka pernah bertemu di simpang jalan …












