Sabtu, 06 Juni 2020

ARTIKEL KAMPUNG GUSDURIAN

Artikel Kampung Gusdurian

Covid-19 Membawa Hidup Makin Sekuler?

oleh : AHMAD MUTTAQIN, 0 Komentar
Jumat 29 Mei lalu seorang teman di grup WA melontarkan pernyataan: “Sekularisasi ala Covid ini sukses besar; bahkan hari ini aku nganti lali nek jumat trus ono jumatan”. Lalu dilanjutkan: “Perlu survei empiris ki; how secular are you?”
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Perubahan Besar Era Gus Dur

oleh : SARJOKO, 0 Komentar
Rhenald Kasali mencatat dalam 22 bulan kepemimpinan Gus Dur sebagai presiden, terdapat setidaknya sepuluh perubahan besar. Apa saja perubahan besar yang pernah dilakukan oleh Gus Dur? Berikut beberapa di antaranya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Hijrah dalam Al-Qur’an: Reinterpretasi Hijrah di Masa Pandemi

oleh : AHMADI FATHURROHMAN DARDIRI, 0 Komentar
Hijrah umum dipahami sebagai peralihan dari suatu kondisi ke kondisi lain. Umumnya, pemahaman ini merujuk kepada proses hijrahnya Nabi Muhammad dan pengikutnya dari Mekah ke Madinah sebagai ikhtiar agar dakwah Islam berkembang. Sejarah mencatat hijrah tersebut menandai babak penting dakwah Islam saat itu hingga beberapa dekade berikutnya.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Hubungan Sufistik antara Abah Anom, Gus Dur, dan Prabu Borosngora

oleh : ASEP SALAHUDIN, 0 Komentar
Setiap 30 Desember, jamaah dan jamiyah NU, mengenang kepergian sosok kiai kharismatik Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid/lahir di Jombang, 7 September 1940 wafat di Jakarta, 30 Desember 2009). Setiap 1 Januari, ikhwan TQN (Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah) mengenang hari kelahiran mursyid berwibawa Abah Anom (KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin/lahir di Tasikmalaya, 1 Januari 1915 wafat di Tasikmalaya, 5 September 2011).
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Karantina Covid-19: Saat Tepat Membangun Ketahanan Keluarga

oleh : ISTIADAH, 0 Komentar
Covid-19 telah membuat kehidupan berkeluarga berubah. Belum pernah sepanjang sejarah ada semacam cuti serentak dalam kurun waktu yang cukup panjang. Inilah saatnya menguatkan ketahanan keluarga. Artikel ini akan membahas sepuluh faktor kunci ketahanan keluarga yang telah diungkapkan Keri Black (2015). Kesepuluh faktor yang bisa kita praktikkan adalah positive outlook, spiritulitas, family cohesion, komunikasi, financial management, family time, rekreasi bersama, flexibility, ritual dan rutin, serta support network.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi