Minggu, 07 Juni 2020

OPINI

Pendapat pribadi atau tulisan singkat, padat, dan ringan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian para gusdurian.

Hubungan Sufistik antara Abah Anom, Gus Dur, dan Prabu Borosngora

oleh : ASEP SALAHUDIN, 0 Komentar
Setiap 30 Desember, jamaah dan jamiyah NU, mengenang kepergian sosok kiai kharismatik Gus Dur (KH. Abdurrahman Wahid/lahir di Jombang, 7 September 1940 wafat di Jakarta, 30 Desember 2009). Setiap 1 Januari, ikhwan TQN (Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah) mengenang hari kelahiran mursyid berwibawa Abah Anom (KH. A. Shohibulwafa Tajul Arifin/lahir di Tasikmalaya, 1 Januari 1915 wafat di Tasikmalaya, 5 September 2011).
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Karantina Covid-19: Saat Tepat Membangun Ketahanan Keluarga

oleh : ISTIADAH, 0 Komentar
Covid-19 telah membuat kehidupan berkeluarga berubah. Belum pernah sepanjang sejarah ada semacam cuti serentak dalam kurun waktu yang cukup panjang. Inilah saatnya menguatkan ketahanan keluarga. Artikel ini akan membahas sepuluh faktor kunci ketahanan keluarga yang telah diungkapkan Keri Black (2015). Kesepuluh faktor yang bisa kita praktikkan adalah positive outlook, spiritulitas, family cohesion, komunikasi, financial management, family time, rekreasi bersama, flexibility, ritual dan rutin, serta support network.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gerakan Masyarakat Sipil: Asa di Tengah Pandemi Covid-19

oleh : MUHAMMAD ARIF, 0 Komentar
Secara umum, pemerintah Indonesia saat ini bergerak dan terus bekerja keras menanggulangi pandemi Covid-19. Namun, dalam menjalankan tugas ini memang harus diakui bahwa pemerintah masih belum benar-benar sukses meski sebenarnya Indonesia tidak sendirian karena banyak juga negara-negara lain yang belum sukses. Angka kematian orang Indonesia akibat virus ini tertinggi di wilayah ASEAN. Angka orang yang sudah dites Covid-19 juga tidak banyak.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi