Minggu, 07 Juni 2020

OPINI

Pendapat pribadi atau tulisan singkat, padat, dan ringan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian para gusdurian.

Tiga Faktor yang Membuat Data Covid-19 di Indonesia Amburadul

oleh : HASANUDDIN ALI, 0 Komentar
Para peramal akhir-akhir ini kesulitan menentukan model apa yang tepat untuk memprediksi Covid-19 di Indonesia, baik prediksi kapan puncak pandemi, atau kapan pandemi Covid-19 di Indonesia berakhir. Hal ini disebabkan oleh data yang dilaporkan pemerintah setiap hari patut diduga tidak mencerminkan fakta sesungguhnya perkembangan Covid-19 di Indonesia.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur dan Panggung Dangdut Eny Sagita

oleh : AHMAD ZAINUL HAMDI, 0 Komentar
“Kelingan welingmu sing prasojo: Agomo ngayomi jagad royo. Sak lungamu akeh sing rumongso kelangan. Pendekar rakyat sing wis lilo dadi korban. Dijegal kono kene mergo mbeloni rakyate, sing dianggep ra penting lan tansah disingkirake. Nadyan cacat netramu, nanging ngerti batinmu, endi kucing ngendi asu” (Teringat nasihatmu yang jelas dan sederhana: “Agama itu memberi kebaikan pada semesta.” Sepeninggalmu, banyak yang merasa kehilangan. Pendekar rakyat yang rela menjadi korban. Dijerat karena membela rakyat bawah yang terus-menerus disingkirkan. Sekalipun matamu tak bisa melihat, namun batinmu mawas hingga sanggup bedakan mana kucing mana anjing).
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur Rela Menanggung Luka

oleh : KH. HUSEIN MUHAMMAD, 0 Komentar
KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bukan hanya dikagumi dan dirindukan banyak orang. Ia juga dibenci, dicaci-maki, disumpahserapahi dan direndahkan sebagian orang. Bahkan ada seorang yang dianggap tokoh oleh pengikutnya begitu benci kepada Gus Dur, sampai mencaci keberadaan tubuhnya, “Gus Dur itu si buta. Dia buta mata dan buta hatinya”.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Masjid Kampus dan Fenomena Gelombang Hijrah

oleh : AHMAD ANFASUL MAROM, 0 Komentar
Semingguan lalu (6 Mei 2020), di tengah siang Ramadan warganet dibangunkan oleh viralnya ceramah singkat Profesor Noorhaidi Hasan, Guru Besar Politik Islam, UIN Sunan Kalijaga yang diunggah oleh Pantia RDK Masjid Mardliyyah UGM di official channel Youtube.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Angka Kehamilan Tak Diinginkan Melonjak Selama Covid-19, Indonesia Bisa Belajar dari Jepang

oleh : ASHILLY ACHIDSTI, 0 Komentar
Pandemi Covid-19 yang membuat manusia terbatasi mobilitasnya diprediksi akan membuat masalah kependudukan baru setelah wabah, angka kehamilan dan kelahiran meningkat. Hal itu disebabkan oleh menurunnya pemasangan alat kontrasepsi. Di Indonesia terjadi 50% penurunan angka pemasangan alat kontrasepsi selama pandemi. Faktor penyebabnya menurut penulis setidaknya karena dua hal : 1) Masyarakat lebih was-was untuk mengakses layanan alat kontrasepsi di luar rumah karena khawatir tertular Covid-19; atau 2) Tutupnya layanan kesehatan penyedia alat kontrasepsi.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Dakwah Paus Fransiskus

oleh : AHMAD SHALAHUDDIN M, 0 Komentar
“Iman kepada Allah mempersatukan dan tidak memecah belah. Iman itu mendekatkan kita, kendatipun ada berbagai macam perbedaan, dan menjauhkan kita dari permusuhan dan kebencian” (Paus Fransiskus)
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Catatan Diskusi Entrepreneur Kreatif di Masa Pandemi

oleh : SAVIC ALI, 0 Komentar
Kemarin siang (12/5) GUSDURian Peduli bikin workshop daring, temanya "Entrepreneur Kreatif di Masa Pandemi." Pembicaranya tiga orang: Yuswo Hady, konsultan dan pakar marketing dari Inventure Knowledge, Mbak Nining Inovasia; pengusaha buah, serta Mbak Mardiyah Chamim dari Tempo Institute dan Puan Indonesia. Dimoderatori Mbakyu Alissa Wahid, diskusi berlangsung lebih dari dua jam, mulai pukul 13.00 hingga pukul 16.00-an.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Meme dan Ledekan Covid-19 yang Justru Mematikan Kita

oleh : NUR FITRIANI, 0 Komentar
Sebelum virus ini menyerang kita, di negeri +62 ini muncul meme dan candaan tentang virus ini. Banyak meme yang mengatakan jika virus ini akan kesulitan masuk Indonesia karena banyak alasan. Misal perizinan Indonesia yang sulit, karena orang Indonesia makanan jatuh aja masih dimakan jika belum 5 menit, dan masih banyak lagi candaan lainnya. Bukan hanya warga Indonesia yang bercandain Corona, sekelas pejabat pemerintah pun bercandain ke-eksisan Corona.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi

Gus Dur dan Gagasan Islam Sebagai Etika Sosial

oleh : A. FIKRI AMIRUDDIN IHSANI, 0 Komentar
Gus Dur berpandangan kalau orientasi pembangunan negara harus mengutamakan kepentingan warga masyarakat/rakyat kebanyakan. Ketika Gus Dur ditanya mengenai adakah konsep Negara Islam? Gus Dur menjawab melalui tulisannya bahwa “Tidak ada, Islam sebagai jalan hidup (syari’ah) tidak memiliki konsep yang jelas mengenai negara. Besarnya negara yang dikonsepkan menurut Islam, juga tidak jelas ukurannya” demikian kata beliau.
Kategori : Opini , Pilihan Redaksi